SUMENEP, RadarMadura.id – Kaum santri mengapresiasi program balik gratis yang digagas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Pasalnya, program tersebut sangat membantu para santri yang akan kembali ke pondok usai libur Hari Raya Idul Fitri 2026.
Koordinator Pengurus Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Rayon Sapudi Putra Mahrus Ali mengatakan, kebijakan ini sangat membantu santri asal kepulauan saat kembali ke pondok pesantren. Sebab, para santri tidak dibebani biaya.
Baca Juga: Wabub Sumenep Paparkan Keberhasilan Program 2025
Program ini dianggap menjadi solusi atas kendala transportasi laut yang selama ini dihadapi santri.
”Kami Pengurus Rayon IKSASS mengucapkan terima kasih kepada bapak bupati sumenep dan wabup atas subsidi kapal gratis transportasi laut untuk melaksanakan balik jemaah kepada Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo,” ucapnya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, program balik gratis merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran perjalan balik ke pondok pesantren.
Selain itu, memberikan akses transportasi yang adil bagi masyarakat kepulauan.
”Pemerintah ingin memastikan tidak ada santri yang tertunda kembali ke pondok hanya karena kendala biaya transportasi,” tegasnya.
Fauzi berkomitmen tahun depan program ini akan dilanjutkan.
Sebab, sangat membantu para santri kepulauan yang akan kembali ke pondok untuk belajar usai libur lebaran.
Baca Juga: Pemkab Sumenep Respons Isu Pemutusan Kontrak PPPK
Pihaknya akan terus berupaya menghadirkan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat.
”Program ini adalah bentuk kepedulian kami kepada para santri, khususnya yang berasal dari kepulauan, agar mereka bisa kembali ke pondok dengan aman dan tanpa terbebani biaya,” imbuhnya. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri