Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

KEI Bersama Organisasi Pemuda Berbagi Berkah dalam Safari Ramadan di Kepulauan Sumenep

Amin Basiri • Kamis, 19 Maret 2026 | 18:47 WIB
PEDULI: Manager PGA KEI Kampoi Naibaho menyerahkan santunan kepada anak yatim di Desa/Pulau Guwa-Guwa, Kecamatan Raas, Sumenep.
PEDULI: Manager PGA KEI Kampoi Naibaho menyerahkan santunan kepada anak yatim di Desa/Pulau Guwa-Guwa, Kecamatan Raas, Sumenep.

SUMENEP, RadarMadura.id – SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) kembali menggelar Safari Ramadan (Safram) wilayah operasi di kepulauan Sumenep.

Kegiatan yang berlangsung sejak 3 hingga 8 Maret 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam menjaga fondasi silaturahmi sekaligus berbagi berkah di bulan Ramadan 1447 H.

Safram rutin menyasar dua kecamatan kepulauan, yakni Sapeken dan Raas. Di Kecamatan Sapeken, titik kegiatan berlangsung di Pulau Pagerungan Besar, Pagerungan Kecil, dan Pendopo Kecamatan Sapeken.

Agenda yang dilaksanakan meliputi penyerahan santunan kepada 75 anak yatim dan 300 duafa serta pembagian 650 takjil Ramadan kepada masyarakat Sapeken dan wilayah operasi.

Kegiatan tersebut terlaksana kolaborasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Sapeken, PAC Ansor Sapeken, Banom Nahdlatul Ulama Sapeken, Pemuda Persis Sapeken, serta Ziswaq Abu Hurairah Sapeken.

Sinergi lintas sektor ini menjadi bagian dari rangkaian Safram yang digelar di Kecamatan Sapeken.

KOLABORASI: Anggota TNI, polisi, dan Banser mengawal kegiatan bagi-bagi takjil oleh Manager PGA KEI Kampoi Naibaho (baju putih) di Kecamatan Raas, Jumat (6/3).
KOLABORASI: Anggota TNI, polisi, dan Banser mengawal kegiatan bagi-bagi takjil oleh Manager PGA KEI Kampoi Naibaho (baju putih) di Kecamatan Raas, Jumat (6/3).

Sementara itu di Kecamatan Raas, kegiatan digelar di Desa Tonduk, Guwa-Guwa, serta Pendopo Kecamatan Raas bersama para kepala desa dan tokoh masyarakat. Di wilayah ini, KEI berbagi 500 takjil Ramadan dan menyerahkan bingkisan kepada 100 anak yatim.

Dalam pelaksanaannya, KEI berkolaborasi dengan unsur Gerakan Pemuda Ansor di tiap kecamatan serta organisasi kemahasiswaan setempat.

Manager PGA KEI Kampoi Naibaho menerangkan, Safram merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus menjaga silaturahmi dengan masyarakat, tidak hanya pada momentum Ramadan.

”Kata sederhananya, kami ingin menikmati nilai baik di bulan Ramadan bersama masyarakat di kecamatan kepulauan Raas dan Sapeken. Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan empati, dan berbagi kebahagiaan,” kata Kampoi.

Nilai sosial yang ingin dibangun melalui Safram adalah semangat gotong royong dan kepedulian, sehingga tetap dilaksanakan setiap tahunnya.

Kampoi percaya, keberkahan Ramadan tidak hanya terletak pada ibadah personal, tetapi juga pada seberapa besar manfaat yang bisa kita hadirkan untuk sesama. 

”Semoga kegiatan ini menjadi jembatan kebaikan dan mempererat hubungan yang telah terjalin baik selama ini,” tambahnya.

Melalui Safram 1447 H ini, KEI berharap silaturahmi yang telah terbangun tetap kokoh, serta nilai-nilai sosial dan keberkahan Ramadan dapat dirasakan bersama oleh masyarakat kepulauan Sumenep.

Ketua PAC Ansor Raas Darus mengapresiasi komitmen SKK Migas-KEI dalam menghadirkan kegiatan sosial setiap Ramadan.

Manager PGA KEI Kampoi Naibaho (pegang mik) menyampaikan sambutan dalam kegitaan Safari Ramadan di Pendopo Kecamatan Raas, Sumenep.
Manager PGA KEI Kampoi Naibaho (pegang mik) menyampaikan sambutan dalam kegitaan Safari Ramadan di Pendopo Kecamatan Raas, Sumenep.

Dia melihat Safram bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bentuk kepedulian dan nilai kolaborasi perusahaan terhadap masyarakat kepulauan. 

”Kolaborasi ini menjadi contoh bahwa dunia usaha dan elemen kepemudaan bisa berjalan bersama dalam menghadirkan manfaat,” ungkapnya.

Menurut Darus, kegiatan ini turut menghidupkan semangat kolaborasi untuk saling berbuat baik di tengah sosial masyarakat.

Karena itu, dia berharap kepada SKK Migas-KEI untuk selalu bersinergi dengan kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Merespons berbagai program kemasyarakatan di PAC Ansor Raas, dirinya merasa perlu untuk menjaga kolaborasi dengan SKK Migas-KEI tetap berlanjut.

”Agar kehadiran kita bersama dapat dirasakan dan diketahui langsung oleh masyarakat Raas. Saya juga berterima kasih atas pelibatan ini sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi,” papar Darus.

Sementara Milong, penerima bingkisan duafa di Kecamatan Sapeken, mengaku, perhatian yang diberikan melalui kegiatan ini membuat dirinya dan warga lain merasa diperhatikan.

Menurut dia, bingkisan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penyemangat di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapi sebagian masyarakat kepulauan.

”Kami merasa tidak sendiri. Ada yang peduli dengan kondisi kami. Bingkisan seperti ini tentu sangat membantu, apalagi di bulan Ramadan saat kebutuhan rumah tangga meningkat,” katanya.

Ketua PAC Ansor Sapeken Indra turut memberikan penilaian atas kolaborasi tersebut. Menurutnya hal ini menjadi contoh nyata semangat gotong royong di bulan suci Ramadan 2026.

Dia mengapresiasi konsistensi SKK Migas–KEI yang terus bersinergi dengan unsur forkopimka dan elemen kepemudaan dalam menghadirkan program sosial bagi masyarakat.

”Ramadan adalah bulan berbagi dan memperkuat solidaritas. Kami mengapresiasi KEI yang terus bersinergi dengan forkopimka dan elemen pemuda. Semoga kegiatan berbagi kepada duafa ini terus berlanjut dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat Sapeken,” katanya.

Indra menambahkan, melalui gerakan sosial tersebut, Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan harapan nyata bagi masyarakat kepulauan Sapeken.

”Kami juga merasakan semangat kebersamaan karena misi berbagi ini dilakukan secara bersama-sama. Kami mendoakan semoga KEI terus lancar dan semakin meningkatkan kegiatan ini, karena dampaknya sudah kita lihat bersama di berbagai desa, termasuk yang melibatkan pengurus ranting Ansor di Kepulauan Sapeken,” ungkapnya. (*/luq/han)

Editor : Amin Basiri
#safram #kei #Kangean Enegi Indonesia #Safari Ramadan #PT KEI