SUMENEP, RadarMadura.id – Puskesmas Manding berkomitmen memberantas penyakit tuberkulosis (TBC).
Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan mendatangi rumah pasien TBC. Upaya itu dilakukan untuk investigasi kontak pasien TBC.
Kepala Puskesmas Manding Nuruddin mengatakan, institusinya melakukan tracking pasien TBC.
Harapannya, dapat menemukan kasus TBC sebanyak mungkin. Itu penting untuk melakukan pencegahan secara cepat.
Baca Juga: Pengawasan Terbatas, Rokok Ilegal di Sumenep Masih Marak
”Kita berusaha menemukan kasus TBC secara dini. Yakni dengan mendeteksi orang yang telah terinfeksi dan mengidap TBC, terutama yang belum terdiagnosis sebelumnya,” katanya.
Nuruddin menyampaikan, langkah ini untuk memutus mata rantai TBC. Yakni dengan mencegah penyebaran TBC lebih lanjut ke orang-orang sekitar (kontak sehat).
Langkah selanjutnya yakni mengidentifikasi infeksi laten dengan cara menemukan individu, khususnya anak-anak di bawah lima tahun, yakni yang melakukan kontak erat dan lainnya.
”Kemudian kami memberikan pengobatan tepat. Yakni, memastikan kontak yang positif TBC segera mendapatkan pengobatan yang sesuai,” tukasnya.
Langkah tetakhir yakni mengidentifikasi sumber penularan. Utamanya pada kasus TBC anak.
Investigasi bertujuan untuk mencari orang dewasa yang menulari anak tersebut.
”Kami melibatkan tenaga medis yang memang ahli di bidangnya,” tegas Nuruddin. (iqb/jup/luq)
Editor : Amin Basiri