SUMENEP, RadarMadura.id - Festival Bazar Takjil Ramadan di Kabupaten Sumenep memasuki hari ke-11. Pelaku UMKM tetap antusias berjualan di area bazar yang diprakarsai Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dan Pemkab Sumenep itu.
Peserta Festival Bazar Takjil Ramadan Faris menyampaikan, makin hari, bazar takjil makin ramai pengunjung.
Itu berdampak positif terhadap pelaku usaha mikro yang berjualan di bazar takjil. ”Alhamdulillah setiap harinya semakin ramai,” terangnya.
Mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura itu turut ambil bagian dalam event bazar takjil untuk menangkap peluang di tengah padatnya kegiatan kampus.
Tujuannya, demi menghasilkan pundi-pundi cuan yang banyak.
”Hitung-hitung memanfaatkan waktu luang sambil lalu mencari penghasilan,” ucapnya
Tedapat beberapa berbagai jenis makanan ringan yang dijual Faris. Antara lain, quesillo dan minuman kekinian. Seperti matcha, taro, red velvet, dan cokelat.
”Untuk minuman harganya sepuluh ribuan, untuk yang quesillo Rp 12 ribu,” ungkapnya.
Masyarakat biasanya senang buka puasa di luar rumah karena bisa sambil jalan-jalan menunggu waktu berbuka tuba.
”Ini baru kali pertama ikut Festival Bazar Takjil Ramadan, alhamdulillah ada saja yang beli,” tandasnya. (tif/jup)
Editor : Amin Basiri