SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Sumenep terus memperkuat komitmennya mencetak generasi sehat dan peduli lingkungan.
Hal itu diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan koordinasi program edukasi kesehatan dan lingkungan dengan mengusung tema Generasi Sehat dan Cinta Lingkungan.
Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) se-Kabupaten Sumenep serta organisasi The World is Just a Book Away (Wijaba). Salah satu tujuannya, memperkuat literasi kesehatan dan kepedulian lingkungan sejak usia sekolah dasar (SD).
Kepala Dispendik Sumenep Mohamad Iksan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Wijaba atas dukungannya terhadap dunia pendidikan di Sumenep.
Dia meminta kepada kepala sekolah untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan secara menyeluruh dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
”Program edukasi kesehatan dan lingkungan yang digagas Wijaba ini merupakan kegiatan pembelajaran daring yang menyasar murid SD,” katanya.
Iksan menjelaskan, materi yang diberikan berfokus pada pemahaman kesehatan, kebersihan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Pelaksanaan program itu berlangsung selama dua bulan melalui platform WhatsApp.
”Peserta mendapatkan delapan modul pembelajaran yang dibagikan dalam bentuk tautan video YouTube berdurasi singkat, sekitar tiga hingga lima menit setiap materi,” tuturnya.
Iksan berharap, adanya program tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup sehat dan perilaku ramah lingkungan di kalangan pelajar sejak dini.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik.
”Harapannya, para pelajar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan lingkungan yang kuat,” tandasnya. (tif/yan)
Editor : Amin Basiri