SUMENEP, RadarMadura.id – Hingga kemarin (25/2) siang, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo belum menentukan siapa sekretaris kabupaten (Sekkab) yang dipilih.
Alasannya, surat balasan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terkait rekomendasi tiga nama calon Sekkab belum dibalas.
Bupati Fauzi menyatakan, panitia seleksi (pansel) merekomendasikan tiga nama dari hasil seleksi calon Sekkab Sumenep.
Yakni Kepala DPMD Agus Dwi Saputra, Kepala DKPP Chainur Rasyid, dan Kepala Dinsos PPPA R Abd. Rahman Riadi.
”Sampai sekarang saya belum menentukan pilihan karena surat dari gubernur Jatim belum turun,” katanya.
Fauzi mengutarakan, kemungkinan surat balasan dari gubernur turun Rabu (25/2). Jika surat balasan dari gubernur tepat waktu, dirinya akan segera menentukan pilihan dari tiga nama calon tersebut.
”Setelah surat dari gubernur turun, saya akan istikharah. Kemudian, menentukan pilihan dan langsung melantiknya,” tegasnya.
Dirinya memastikan, Sekkab yang dipilih merupakan orang yang profesional. Apalagi, proses pemilihan dilakukan secara terbuka dan transparan.
”Saya pastikan Sekkab yang dipilih, komunikasinya akan nyaman dengan semua pihak,” imbuh Fauzi.
Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Sumenep Holik mengingatkan, bupati jangan sampai salah dalam menentukan pilihan.
Sebab, Sekkab ini merupakan jabatan strategis yang sangat memengaruhi jalannya roda pemerintahan. Sekkab terpilih juga harus diterima OPD, karena mereka akan sering berkoordinasi.
”Kami berharap pilihan bupati adalah yang terbaik untuk Sumenep ke depan,” katanya. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri