
BANGKALAN, RadarMadura.id – Jurusan Ilmu dan Teknologi Pertanian (ITP) Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan Ikatan Program Studi Agribisnis Indonesia (IPSAGRI) mendorong akselerasi mutu akademik.
Di antaranya melalui Workshop dan Sosialisasi Jaminan Mutu serta Borang LAM-PTIP yang dilaksanakan di Gedung Rektorat Lantai 10 UTM, Jumat-Sabtu (12-13/6).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai implementasi sistem penjaminan mutu dan persiapan akreditasi sesuai standar LAM-PTIP.
Selain itu, mendukung pencapaian SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan tata kelola pendidikan tinggi, budaya mutu berkelanjutan, dan kolaborasi antarperguruan tinggi.
Dr. Ir. Mais Ilsan, M.P. membahas mengenai instrumen akreditasi LAM-PTIP dan implementasinya dalam sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.
Sementara, Dr. Ir. Agustina Shinta Hartati Wahyuningtyas, M.P. memaparkan strategi penyusunan borang LAM-PTIP berbasis data dan capaian kinerja program studi.
Lalu, Dr. Silvana Maulidah, S.P., M.P. focus pada pembahasan mengenai praktik baik dan penguatan dokumen pendukung akreditasi.
Prof. Dr. Achmad Amzeri, S.P., M.P. menegaskan pentingnya penguatan mutu akademik melalui implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) serta kesiapan program studi menghadapi akreditasi.
Dia juga memperkenalkan Sistem Informasi Penjaminan Mutu Internal dan Evaluasi Kinerja Akademik (SIPAREKAS) yang dikembangkan LPMPP UTM untuk mendukung pelaksanaan SPMI secara lebih efektif dan terintegrasi.
”Kami berharap peserta semakin memahami implementasi OBE, penguatan tracer study, peningkatan kinerja dosen, serta sistem penjaminan mutu berkelanjutan sebagai fondasi peningkatan kualitas akademik dan capaian akreditasi unggul untuk program studi,” tuturnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




