Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sasaran Program RTLH 2026 Merosot, Disperkimhub Sumenep Sebut Anggaran Berkurang Ratusan Juta

Amin Basiri • Selasa, 10 Februari 2026 | 17:58 WIB
PEDULI: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan kunci rumah kepada warga sasaran program RTLH di Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Senin (19/1).
PEDULI: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan kunci rumah kepada warga sasaran program RTLH di Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Senin (19/1).

SUMENEP, RadarMadura.id -  Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep kembali menyiapkan anggaran untuk program rumah tidak layak huni (RTLH).

Sayangnya, tahun ini sasaran penerima program tersebut berkurang jika dibandingkan 2025.

Tahun lalu, Disperkimhub Sumenep mengelola anggaran sebesar Rp 3.143.999.638.

Dana miliaran tersebut dialokasikan untuk memperbaiki sebanyak 125 rumah.

Tahun ini, anggaran yang disiapkan berkurang menjadi Rp 2.430.000.000. Akibatnya, sasaran program RTLH merosot menjadi 87 penerima.

Plt Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperkimhub Sumenep Noviana Citrayati mengatakan, anggaran bantuan untuk masyarakat kurang mampu pada 2025 sebesar Rp 3,1 miliar.

Anggaran itu dialokasikan untuk peningkatan kualitas bangunan dan rehabilitasi rumah. 

”Tahun ini, anggarannya sebesar Rp 2.430.000.000 dengan estimasi penerima sebanyak 97 penerima", katanya kemarin (9/2). 

Dia menjelaskan, tahun lalu setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan perbaikan rumah berukuran 4x6 meter dengan total bantuan Rp 25 juta. Tahun ini berupa bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 25 juta, jelasnya. 

Noviana mengungkapkan, penerima bantuan tersebar di wilayah daratan maupun kepulauan.

Syarat utama bagi penerima manfaat ialah memiliki rumah berbahan gedek dan kondisinya rusak berat atau rusak sedang.

"Ini adalah komitmen Pak Bupati untuk benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang sangat membutuhkan", ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri meminta agar program tersebut diprioritaskan untuk warga yang berpenghasilan rendah dan miskin.

Sehingga, program tersebut benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan. 

"Saya minta disperkimhub untuk memastikan bantuan ini benar-benar diberikan pada masyarakat yang paling membutuhkan", tegasnya. (tif/bil)

Editor : Amin Basiri