Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Sumenep Raih UHC Awards 2026

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 29 Januari 2026 | 09:06 WIB
MEMBANGGAKAN: Wabup Sumenep KH Imam Hasyim memegang penghargaan UHC yang diterimanya saat acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Awards di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).
MEMBANGGAKAN: Wabup Sumenep KH Imam Hasyim memegang penghargaan UHC yang diterimanya saat acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Awards di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

SUMENEP, RadarMadura.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat kembali berbuah prestasi.

Untuk kesekian kalinya, kabupaten yang dipimpin Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo itu meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori madya.

Prestasi itu diberikan atas kesuksesan Pemkab Sumenep mempertahankan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan nasional (JKN) di atas 95 persen dengan tingkat keaktifan peserta lebih dari 85 persen setiap bulan.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar pada acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Awards di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

UHC Awards merupakan apresiasi bagi pemerintah daerah yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung program jaminan kesehatan nasional (JKN).

Terutama dalam menjaga cakupan kepesertaan serta konsistensi pembayaran iuran.

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

Menurutnya, predikat madya menjadi bukti keseriusan Pemkab Sumenep dalam memenuhi seluruh persyaratan UHC.

”Alhamdulillah, Kabupaten Sumenep kembali mendapatkan penghargaan UHC Awards 2026 kategori madya karena mampu memenuhi seluruh persyaratan, khususnya dalam pembayaran iuran,” ujarnya.

Dia menegaskan, capaian itu tidak diraih dengan mudah.

Penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak serta konsistensi pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban iuran JKN.

Ke depan, Pemkab Sumenep menargetkan peningkatan status ke kategori utama.

”Kami berharap ke depan ada peningkatan, sehingga Sumenep bisa naik ke kategori utama,” ucap Kiai Imam.

Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep itu menambahkan, penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Mulai dari kemudahan akses layanan, jaminan pembiayaan, hingga pelayanan kesehatan yang bisa dimanfaatkan di seluruh wilayah Indonesia.

”Melalui program UHC, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih maksimal dan mudah diakses kapan pun dibutuhkan,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan pembiayaan penerima bantuan iuran daerah (PBID) dalam program BPJS Kesehatan.

Dengan dukungan tersebut, cakupan kepesertaan semakin luas dan tingkat keaktifan peserta terus terjaga.

”Yang jelas, ke depan Pemkab Sumenep akan terus berkomitmen menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya. (iqb/han)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pemkab sumenep #program UHC #jaminan kesehatan nasional #konsistensi pembayaran iuran #kategori madya #pelayanan kesehatan #Akses Layanan Kesehatan #UHC Awards 2026 #UHC #prestasi