SUMENEP, RadarMadura.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus berusaha maksimal dalam pelayanan masyarakat dan meningkatkan serapan anggaran. Salah satunya melalui penyegaran aparatur sipil negara (ASN).
Sebelumnya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo telah melantik dan mengambil sumpah pejabat pimpinan tinggi dan pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (14/1). Selanjutnya, Bupati Fauzi akan fokus pada pengisian jajaran staf di kecamatan.
Fauzi mengatakan, serapan anggaran sebagian kecamatan pada 2025 ada yang lambat. Setelah dicek, jelas dia, pemicunya diakibatkan jumlah personel di kecamatan yang terbatas. Banyak staf kecamatan yang kosong.
”Memang kecamatan yang serapan anggarannya rendah karena ada kekosongan jabatan, seperti staf yang kosong. Sehingga, gajinya tidak terserap dengan baik,” katanya.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menyampaikan, atas problem tersebut, pihaknya akan memaksimalkan pengisian jabatan staf di kecamatan agar tidak ada lagi jabatan staf kosong. Sebab, kekosongan itu berdampak pada kinerja kecamatan. Baik itu di daratan maupun kepulauan.
”Makanya kita akan isi juga (staf kecamatan). Dalam waktu dekat akan ada pergeseran staf. Jadi staf di kecamatan akan kita isi semua,” ucap Fauzi.
Fauzi menegaskan jika sudah melakukan komunikasi terkait pengisian staf kecamatan tersebut. Terutama dengan Pj Sekkab dan dinas terkait.
Langkah itu dilakukan agar posisi staf yang kosong diisi dengan orang-orang yang tepat dan sesuai dengan kompetensi masing-masing.
”Saya sudah tekankan harus diisi semua, karena itu bagian dari pelayanan yang langsung berkaitan dengan SOP (standar operasional prosedur).
Jadi ini dalam proses untuk pergeseran staf yang akan ditempatkan di beberapa kecamatan yang tidak penuh,” imbuh pria yang juga ketua DPC PDI Perjuangan itu. (iqb/luq)
Editor : Amin Basiri