SUMENEP, RadarMadura.id – Pemkab Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong modernisasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi pertanian berbasis smart farming.
Upaya tersebut ditandai dengan peresmian kawasan Smart Farming Hortikultura di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kamis (18/12).
Peresmian kawasan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Imam Hasyim.
Hal itu sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani lokal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, kawasan smart farming tersebut difokuskan pada pengembangan komoditas hortikultura unggulan.
Kawasan tersebut dikelola secara modern, efesien, dan berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi.
Menurutnya, ada beberapa alasan kenapa memilih Kasengan sebagai kawasan Smart Farming Hortikultura. Salah satunya karena di daerah itu merupakan penghasil selada terbesar di Kabupatan Sumenep.
”Sekitar 55 persen kebutuhan selada di Sumenep disuplai dari Kasengan.
Selain itu di Kasengan juga terdapat tujuh green house yang semuanya ditanami selada dan melon,” terangnya.
Pria yang akrab disapa Inung itu menuturkan, dua komoditas tersebut sudah memiliki pasar yang cukup luas di Sumenep.
”Produknya sudah dipasarkan ke toko modern dan MBG yang ada di Kecamatan Manding. Artinya, selada sudah menjadi komoditas unggulan di daerah itu,” tuturnya.
Dia menyatakan, peresmian kawasan smart farming dilakukan karena dari tujuh green house itu sudah menggunakan teknologi terkini.
Seperti machida, Nutrient Film Technique (NFT), dan Deep Flow Technique (DFT). Teknologi itu digunakan untuk menjadikan kualitas selada dan melon menjadi premium.
Inung menegaskan, pengembangan kawasan smart farming akan terus diperluas ke desa-desa lain yang memiliki potensi hortikultura.
”Kami berkomitmen untuk terus mendorong para petani milenial agar menerapkan smart farming. Tujuannya, agar generasi muda memiliki semangat mengembangkan pertanian yang terus berkembang sesuai dengan tuntutan zaman,” tegasnya.
Dia berharap, minat generasi muda terhadap sektor pertanian dapat terus tumbuh seiring berbagai inovasi yang dilakukan pemkab melalui DKPP Sumenep.
”Melalui pelatihan dan pendampingan pertanian, kami berharap minat anak muda terhadap pertanian modern bisa terus meningkat sesuai kebutuhan dan perkembangan saat ini.
Terima kasih kepada penyuluh pertanian dan masyarakat Sumenep telah mendukung upaya ini,” harapnya.
Sementara itu, Wabup Sumenep Imam Hasyim mengapresiasi peran DKPP Sumenep yang dipimpin Chainur Rasyid. Juga mendukung camat dan kepala Desa Kasengan dalam mengembangkan kawasan smart farming tersebut.
Menurut dia, kehadiran kawasan pertanian berbasis teknologi tersebut mampu membangkitkan minat masyarakat, khususnya generasi muda.
Sehingga, kembali melihat sektor pertanian sebagai bidang yang memiliki prospek menjanjikan di masa depan.
”Ini luar biasa. Alhamdulillah mampu membangkitkan semangat anak muda agar berpikir positif ke depan untuk memajukan dan menyempurnakan sektor pertanian,” harapnya. (tif/yan)
Editor : Amin Basiri