SUMENEP, RadarMadura.id -SMAN 3 (Smaga) Sumenep menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-15 Rabu (10/12) malam.
Mengusung tema Berjuang Menggapai Cita, Menuju Masa Depan Gemilang, sekolah yang dipimpin RA Hari Utami Dewi itu terus membuka ruang kreativitas dan kolaborasi bagi siswa.
Hal tersebut sejalan dengan tagline Smaga sebagai sekolahnya para juara.
Acara berlangsung khidmat. Sejumlah pihak hadir, di antaranya Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Sumenep, komite sekolah, mantan kepala sekolah, Forkopimka Batuan, wali murid, sponsor, serta civitas academica.
Sebelum acara puncak, sekolah menggelar penggalangan donasi secara sukarela untuk korban bencana yang terjadi beberapa pekan terakhir.
Donasi tersebut kemudian disalurkan melalui lembaga amal tepercaya.
Penyerahan dilakukan pada malam puncak perayaan, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan Smaga yang telah menginjak usia 15 tahun.
Kepala Smaga RA Hari Utami Dewi menyampaikan bahwa di usia satu setengah dekade ini, Smaga terus melangkah dengan semangat baru.
"Dari lorong kelas hingga panggung prestasi, kami menulis kisah perjuangan, harapan, dan kebersamaan," ujar Dewi.
Menurutnya, harlah bukan sekadar perayaan, tetapi momentum refleksi peran guru, keberanian siswa bermimpi, serta pelestarian budaya lokal.
"Lewat stan bazar dan program kokurikuler, kami membuka ruang kreativitas dan kolaborasi," imbuhnya.
Berdasarkan pantauan, perayaan harlah berlangsung meriah dengan beragam penampilan, seperti bazar, ludruk, musik tong-tong, dan topeng dalang.
"Kami merayakan akar tradisi yang membentuk karakter," tambah Dewi. Dia mengajak seluruh warga sekolah terus bergerak maju.
"Mari melangkah lebih jauh dan lebih tinggi, karena masa depan dimulai dari sini," tutupnya.
Kasi SMK Cabdindik Jatim Wilayah Sumenep, H. Moh. Bahri Arofah yang hadir mewakili Kacabdindik Jatim Wilayah Sumenep, mengucapkan selamat atas Harlah Ke-15 Smaga.
Dia menilai Smaga mampu bersaing meski berada di tengah dua sekolah favorit di Sumenep, yakni SMAN 1 dan SMAN 2.
"Alhamdulillah, Smaga Insyaallah mampu bersaing. Jumlah siswanya terus meningkat dan prestasi siswanya hingga tingkat nasional membuktikan itu. Semoga semakin eksis ke depan," harapnya. (via/han)
Editor : Amin Basiri