SUMENEP, RadarMadura.id – Perencanaan proyek revitalisasi Pasar Anom Baru Sumenep hingga saat ini belum tuntas.
Dinas koperasi usaha kecil menengah perindustrian dan perdagangan (DKUPP) menyebut sampai saat ini masih terus berproses.
Kabid Perdagangan DKUPP Sumenep Idham Halil mengatakan, proses perencanaan proyek yang nantinya akan membangun kios sayur tersebut masih terus berproses. Karena itu, proyek tersebut belum ditender.
”Perencanaan sudah on process. Mudah-mudahan pada akhir Juli sudah di-review inspektorat dan LPSE,” katanya.
Idham menyatakan, perencanaan proyek revitalisasi pasar induk di Kota Keris tersebut akan dikebut.
Sehingga, bisa lekas selesai dan bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya. ”Setelah perencanaannya selesai, nanti kita lanjutkan ke tender,” ulasnya.
Dijelaskan, proyek dengan pagu anggaran Rp 800 juta itu akan direalisasikan tahun ini. Tapi, dia belum tahu apakah anggaran ratusan juta itu cukup atau tidak. Sebab, masih harus disesuaikan dengan hasil perencanaan.
”Awalnya Rp 1,1 miliar. Tapi karena terkena efisiensi, menyusut menjadi Rp 800 juta. Target kami bangun 12 kios di blok sayur,” paparnya.
Dikonfirmasi di tempat terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumenep Irwan Hayat mengingatkan, perencanaan proyek tersebut harus matang. ”Sehingga, setelah selesai dibangun, proyek tersebut tidak nihil manfaat,” ingatnya. (tif/yan)
Editor : Amin Basiri