Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

MBG di Kabupaten Sumenep Diberhentikan, SPPG Tunggu Petunjuk BGN

Ina Herdiyana • Selasa, 18 Februari 2025 | 13:55 WIB
MENIKMATI: Siswa menikmati sajian menu program MBG di SDN Pandian 1, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (13/1). (MOH. LATIF/JPRM)
MENIKMATI: Siswa menikmati sajian menu program MBG di SDN Pandian 1, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (13/1). (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep resmi dihentikan. Pemberhentian itu dilakukan karena kendala di internal penyelenggara yang hingga saat ini belum teratasi.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep Mohammad Kholilur Rahman membenarkan keputusan tersebut.

Program yang menyasar ribuan siswa di Kota Keris itu dihentikan karena ada kendala teknis. ”Iya, benar dihentikan, tapi cuma sementara,” katanya Senin (17/2).

Meski begitu, pria yang akrab disapa Bayor itu enggan memerinci terkait kendala tersebut. Dia mengaku telah menyampaikan laporan tertulis kepada Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (12/2).

Namun, hingga kini belum ada respons dari BGN. ”Belum ada arahan dari BGN sampai saat ini. Jadi, kami masih menunggu,” ungkapnya.

Dia menargetkan, program MBG yang menyasar 18 lembaga di wilayah Kecamatan Kota Sumenep itu dapat kembali aktif minggu depan. Namun, dengan catatan tetap menunggu keputusan dari BGN.

”Targetnya, Senin depan bisa dimulai lagi, tetapi kami tetap menunggu arahan dari BGN,” tuturnya.

Sebelumnya, kepala sekolah penerima manfaat menginformasikan bahwa program MBG telah dihentikan mulai Senin (17/2).

Informasi tersebut disampaikan oleh kepala SPPG Sumenep melalui grup WhatsApp yang berisi kepala sekolah penerima program.

”Alasannya tidak disebutkan secara terperinci, katanya karena ada dinamika yang belum teratasi, kami hanya penerima, ada dinamika seperti apa kami tidak tahu,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala SDN Pandian 1, Sumenep, Kusniah.

Program MBG di Sumenep resmi diluncurkan pada Senin (13/1). Program ini menyasar 2.965 siswa di 18 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai TK, SD/MI, SMP/MTS, hingga SMA sederajat.

Baca Juga: Program MBG di Sumenep Dihentikan

Belasan sekolah yang menjadi sasaran itu tersebar di wilayah Kecamatan Kota Sumenep. Perinciannya, tiga lembaga tingkat PAUD, empat taman kanak-kanak (TK), lima sekolah dasar (SD), dan empat sekolah menengah pertama (SMP). Sedangkan untuk tingkat SMA hanya dua lembaga. (tif/luq)

 

Editor : Ina Herdiyana
#Mbg #Makan Bergizi Gratis #SPPG #BGN #dihentikan