Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sambangi Dewan Pembina, PGRI Sumenep Sampaikan 3 Hal

Berta SL Danafia • Kamis, 26 September 2024 | 17:03 WIB
BERSILATURAHMI: Pengurus PGRI Sumenep menyerahkan AD/ART hasil Kongres XXIII PGRI ke dewan pembina di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (24/9).
BERSILATURAHMI: Pengurus PGRI Sumenep menyerahkan AD/ART hasil Kongres XXIII PGRI ke dewan pembina di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (24/9).

SUMENEP, RadarMadura.id – Pengurus PGRI Sumenep melakukan silaturahmi dengan dewan pembina PGRI Achmad Fauzi Wongsojudo di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (24/9).

Tujuannya, untuk menyampaikan buku AD/ART hasil Kongres XXIII PGRI yang digelar di Jakarta pada 1–3 Maret 2024.

Sekretaris PGRI Sumenep Tomo menyampaikan, ada tiga hal yang pihaknya sampaikan saat menyambangi dewan pembina PGRI.

Yakni, menerangkan AD/ART, menyampaikan permohonan dan izin untuk memakai baju seragam PGRI bagi guru yang bernaung di bawah PGRI setiap tanggal 25.

”Hari Guru Nasional (HGN) diperingati setiap 25 November karena merujuk pada hari lahir PGRI yakni 25 November 1945 yang telah ditetapkan dengan Keppres Nomor 78 Tahun 1994,” katanya.

”Alhamdulillah, dewan pembina mengizinkan untuk mengenakan baju batik PGRI,” terangnya Rabu (25/9).

Selain itu, dia juga mengucapkan selamat kepada dewan pembina atas diraihnya gelar doktor dari Unmer Malang dan telah diwisuda pada Sabtu (21/9).

”Kami menghadap bersama semua pengurus PGRI Sumenep, mulai dari unsur pengurus harian dan ketua bidang,” tuturnya.

Dia berharap, guru senantiasa mampu menjadi panutan bagi peserta didik.

”Guru harus mampu menjaga marwahnya sebagai seorang guru, serta tetap solid sesama profesi pendidik, utamanya yang berada di bawah naungan PGRI,” ujarnya.

Tomo juga minta pemerintah terus memperhatikan hak-hak guru. Seperti, para guru honorer yang telah mengabdi di lembaga pendidikan selama bertahun-tahun.

Terutama yang honornya di bawah UMK Sumenep. ”Salah satunya dengan mengangkat guru honorer menjadi PNS maupun P3K di 2024 ini,” harapnya. (tif/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#sumenep #pgri #dewan #pembina