SUMENEP, RadarMadura.id – Kendaraan operasional Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep harus difungsikan dengan benar. Termasuk dirawat dengan rutin. Sebab, sudah disediakan anggaran pemeliharaan hingga ratusan juta rupiah.
Anggaran ratusan juta tersebut sekaligus untuk biaya bahan bakar minyak (BBM) selama satu tahun.
Dana itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep 2024.
Kepala Satpol PP Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi mengatakan, di institusinya memang disediakan anggaran pemeriharaan kendaraan dinas (randis).
Dananya selama satu tahun disediakan Rp 268.800.000. Itu untuk belanja sparepart kendaraan operasional dan sebagainya.
”Itu bukan hanya anggaran pemeliharaan, tapi juga untuk anggaran BBM saat gunakan kendaraan operasional,” katanya.
Menurut dia, dana yang tersedia tersebut tidak mencukupi. Sebab, kendaraan operasional yang dimiliki institusinya cukup banyak.
Termasuk kegiatan lapangan yang harus dijalankan juga padat. Karena itu, pihaknya tahun depan meminta tambahan anggaran untuk pemeliharaan kendaraan dinas tersebut.
”Kami tugasnya kan di lapangan. Belum lagi harus patrol dan lainnya. Tahun depan kami minta tambahan anggaran menjadi Rp 300 juta,” ucap Wahyu.
Wahyu menuturkan, pihaknya memiliki beberapa kendaraan operasional roda empat. Di antaranya di bagian ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) ada empat unit. Kemudian di bagian pemadam kebakaran ada enam unit dan di garda satu unit.
”Kendaraan operasional saya sendri satu unit. Jadi, semuanya ada 14 unit mobil operasional yang harus ditanggung pemeliharaannya,” ujar mantan kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep itu. (iqb/luq)
Editor : Ina Herdiyana