Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SRT Kabupaten Sumenep Hanya Merekrut Anak Putus Sekolah

A
Penulis: Amin Basiri❯
LENGANG: Pengendara melintas di depan gedung SRT di Kecamatan Batuan, Sumenep.
LENGANG: Pengendara melintas di depan gedung SRT di Kecamatan Batuan, Sumenep.

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Program Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Sumenep bakal menyasar anak yang tidak lagi mengenyam pendidikan formal.

Peserta didik yang masih aktif di sekolah maupun yang sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren tidak masuk target program tersebut.

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Sumenep, Hairullah menyampaikan, prioritas utama SRT adalah memberikan akses pendidikan pada anak putus sekolah atau anak-anak yang belum melanjutkan pendidikan. Karena itu, rekrutmen siswa dilakukan secara selektif agar tepat sasaran.

Advertisement

”Yang jadi sasaran sekarang adalah anak yang tidak aktif bersekolah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pendamping PKH terus melakukan penjaringan calon siswa di lapangan. Terakhir, terdapat sekitar 20 anak yang menyataka kesediaannya mengikuti program tersebut.

”Petugas turun ke lapangan untuk mencari dan mengidentifikasi anak-anak yang memenuhi kriteria sebagai calon siswa SRT,” terangnya.

Advertisement

Hairullah menyatakan, pada angkatan sebelumnya, jumlah siswa SRT di Sumenep mencapai 80 orang.

Mereka masih aktif mengikuti proses pembelajaran sembari menunggu realisasi pembangunan gedung permanen yang akan menjadi pusat kegiatan program pemerintah pusat tersebut.

Tahun ini, para siswa tahun ajaran baru untuk sementara akan dititipkan di sekolah permanen di Kabupaten Sampang.

Hal itu, karena sarana pembelajaran di Gedung UPT Sarana Kegiatan Diklat (SKD) terbatas dan tidak bisa memenuhi kebutuhan ruang kelas.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lahan SRT Berstatus LSD,  Pemkab Sumenep Agendakan Audiensi dengan Kemensos

Lahan SRT Berstatus LSD, Pemkab Sumenep Agendakan Audiensi dengan Kemensos

Pemkab Sumenep mengusulkan lahan seluas 7,1 hektare di eks Sport Center. Namun, sebagian area di lokasi tersebut tercatat sebagai lahan sawah dilindungi (LSD).

Rekrutmen SDM SRT Sampang Belum Rampung, Wali Asuh dan Asrama Diambil dari Relawan

Rekrutmen SDM SRT Sampang Belum Rampung, Wali Asuh dan Asrama Diambil dari Relawan

Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, tenaga pendidik Sekolah Rakyat juga dilengkapi guru ngaji. Kebutuhannya dipenuhi oleh Dinsos Jatim.

Sekolah Rakyat Terintegrasi Dialiri Listrik Permanen, PT Waskita Karya Pasang Gardu dan Tiang Khusus

Sekolah Rakyat Terintegrasi Dialiri Listrik Permanen, PT Waskita Karya Pasang Gardu dan Tiang Khusus

Manajer Proyek PT Waskita Karya (Persero) Tbk–CAG KSO Dhimas Rezha menyampaikan, pengoperasian sambungan listrik permanen tersebut menjadi kebutuhan vital dalam mendukung peningkatan pendidikan di SRT.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer