SUMENEP, RadarMadura.id – Semua orang punya kesempatan yang sama untuk berbuat baik di masyarakat. Itulah yang menjadi pegangan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep Syukri.
Pria 47 tahun itu kini mendapat amanah dari orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menjadi ketua Baznas periode 2022–2027.
Meski cukup berat, Syukri menerima amanah itu. Dengan begitu, jalan untuk mengabdi dan berbuat sesuatu yang bermanfaat di masyarakat lebih terbuka.
Syukri memiliki pengalaman organisasi yang cukup panjang. Terutama dengan basis dan kultur yang ada di lingkungan masyarakat Sumenep. Ayah dua anak itu aktif di berbagai organisasi dalam naungan Nahdlatul Ulama (NU).
Mulai dari Barisan Ansor Sebaguna (Banser), Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Sumenep, dan lain-lain.
Dengan berbekal pengalaman di berbagai organisasi, Syukri sangat dekat dengan masyarakat. Sehingga, tahu apa yang harus dilakukannya dalam memimpin Baznas Sumenep ke depan.
”Saya banyak aktif di berbagai organisasi,” tutur pria yang lama aktif di nongovernmental organization (NGO).
Bagi Syukri, menjadi ketua Baznas Sumenep bukan perkara mudah. Sebab, selain harus amanah, juga harus memupuk kepedulian kepada masyarakat. Dan, itu selalu diupayakan oleh suami Misnaya ini.
Syukri berharap, dengan jabatannya sebagai ketua Baznas, kedekatan dengan masyarakat terbangun dengan baik.
Tujuannya, program-program yang digagas selama kepemimpinannya bisa sampai dengan menyentuh problem di masyarakat.
”Harapan saya, bisa dekat dengan masyarakat dan membantu kebutuhan-kebutuhan masyarakat Sumenep khususnya,” ucap pria asal Desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura, itu. (di/luq)
Editor : Achmad Andrian F