Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran Pengadaan Buku Perpusda Sumenep Minim

Ina Herdiyana • Kamis, 7 Maret 2024 | 14:10 WIB
MEMBACA: Mahasiswa sedang membaca buku di ruang Perpusda Sumenep, Rabu (6/3). (MOH. JUNAIDI/JPRM)
MEMBACA: Mahasiswa sedang membaca buku di ruang Perpusda Sumenep, Rabu (6/3). (MOH. JUNAIDI/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Tahun ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Sumenep akan melakukan pengadaan buku.

Hal itu dilakukan untuk menambah koleksi bahan bacaan bagi masyarakat pengunjung kantor perpustakaan.

Namun, anggaran pengadaan buku tersebut minim. Penelusuran koran ini, paket pengadaan terbagi dua.

Pertama, nomenklatur belanja modal buku umum dengan anggaran Rp 201.588.000. Kedua, belanja buku budaya etnis Nusantara dengan anggaran Rp 100.138.000.

Kepala Disperpusip Sumenep Rudi Yuyianto belum berkenan memberikan keterangan. Alasannya, saat dihubungi, dia sedang dinas di luar kota. Beberapa pertanyaan yang diajukan koran ini pun tidak direspons.

”Mohon maaf, saya masih ada di luar kota,” katanya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin menyatakan, keberadaan perpusda bisa menjadi salah satu indikator kualitas sumber daya manusia (SDM) di suatu daerah.

Karena itu, dia berharap pemerintah lebih serius mengembangkan dan mengelola akses bacaan masyarakat. ”Terutama bagi mahasiswa dan pelajar,” ingatnya.

Menurut Sami’, anggaran sebesar Rp 301.726.000 tersebut diakui tidak terlalu besar. Dia mengatakan, perpusda harus bisa update berbagai referensi atau buku terbaru. Terutama yang berkaitan dengan Sumenep dan Madura.

”Saya minta disperpusip lebih maksimal mengembangkan minat baca masyarakat. Sebab, animo baca warga masih belum sesuai harapan. Harus ada inovasi yang bisa meningkatkan semangat warga untuk membaca,” tandasnya. (di/yan)

Editor : Ina Herdiyana
#sumenep #perpustakaan daerah #kota keris #pengadaan buku #Disperpusip