JAKARTA, RadarMadura.id – Program Sistem Keamanan Pelayaran (SiKapal) yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep membanggakan. Sebab, inovasi tersebut berkali-kali mendapatkan apresiasi dan penghargaan.
Teranyar, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas juga memberikan penghargaan atas program tersebut. Penghargaan itu diterima langsung oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (21/11).
Penghargaan tersebut diberikan bertepatan dengan acara Peresmian Bersama MPP, Peluncuran JIPPNAS, dan Pemberian Penghargaan Pelayanan Publik 2023. Kegiatan itu dihadiri 52 undangan bupati, wali kota, dan gubernur se-Indonesia
Baca Juga: Diskominfo Sumenep: Pelaku UMKM Harus Melek Teknologi Informasi
Yang membanggakan, program SiKapal dari Sumenep masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Klaster Pemerintah Kabupaten Tahun 2023. Terdapat 45 inovasi yang mendapatkan penghargaan di Indonesia, termasuk dari Kabupaten Sumenep.
Kepala Diskominfo Sumenep Ferdiansyah mengatakan, penghargaan yang diterima ini sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah pusat terhadap program SiKapal. Sebab, program keamanan pelayaran ini dinilai sangat efektif untuk diterapkan ke kapal atau perahu yang sedang berlayar di tengah laut.
”Meski dari daerah terpencil, tapi SiKapal diakui dan diapresiasi oleh pemerintah pusat dan,” katanya.
Dia menyatakan, program SiKapal masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Klaster Pemerintah Kabupaten Tahun 2023 merupakan capaian luar biasa. Sebab, hal ini merupakan inovasi pilihan dari berbagai kabupaten yang ada di Indonesia. ”Tentu atas penghargaan ini kami bangga,” ucapnya.
Menurut Ferdian, ke depan program SiKapal diharapkan menjadi pionir untuk pemerintah kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Tujuannya, agar bisa bersinergi, terutama bagi daerah yang memiliki kawasan sama seperti Kabupaten Sumenep.
”Agar sama-sama bisa memberikan perlindungan kepada masyarakat yang beraktivitas di laut,” harapnya.
Kadis yang akrab disapa Dian itu mengatakan, penghargaan Top 45 inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian PAN-RB ini merupakan event tahunan. Hanya, selama beberapa tahun terakhir Sumenep tidak dapat. ”Baru sekarang kita dapat lagi Top 45 Inovasi Pelayanan Publik,” katanya.
Dia menyebutkan, sebenarnya program SiKapal sudah banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak. Sebab, program ini sudah berlangsung sejak akhir 2021. Bahkan, saat ada peristiwa kapal tenggelam, itu bisa diketahui keberadaannya melalui program SiKapal.
”Artinya keberadaannya sudah terbukti manfaatnya,” tandasnya. (iqb/daf)
Editor : Fatmasari Margaretta