SUMENEP, RadarMadura.id – Sejak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep dipimpin Airf Firmanto, sejumlah prestasi berhasil disabet.
Terbaru, penghargaan dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai perangkat daerah berprestasi dalam implementasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP).
Pemberian reward SAKIP merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan kinerja perangkat daerah. Terutama, dalam mendorong peningkatan kinerja instansi secara kelembagaan, bahkan bagi aparatur sipil negara (ASN) secara personal.
Baca Juga: Kades Lobuk, Bluto, Puji Konsistensi Jawa Pos Radar Madura Gelar Madura Awards
Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto menyatakan, setiap pimpinan perangkat daerah sudah memiliki perjanjian kinerja dengan bupati.
Tujuannya, mengoptimalkan pelaksanaan program kegiatan dengan tepat sasaran.
”Sehingga, program kegiatan yang dilaksanakan perangkat daerah bisa sesuai dengan indikator dan target yang telah ditetapkan,” katanya.
Atas komitmen itu, DKPP Sumenep dianggap mampu melaksanakan perjanjian kinerja dengan baik. Sehingga, instansi ini dapat penghargaan sebagai perangkat daerah berprestasi dalam implementasi SAKIP.
”Kami bangga atas penghargaan ini. Semoga ke depan menjadi lebih baik,” harapnya.
Kadis visioner itu mengatakan, penandatanganan perjanjian kinerja memang penting untuk dilakukan. Sebab, hal tersebut menjadi wujud nyata atas komitmen perangkat daerah dalam melaksanakan program secara maksimal.
”Tentunya ini akan berdampak terhadap peningkatan integritas, akuntabilitas, transparansi, dan kinerja perangkat daerah,” ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, penandatanganan perjanjian kinerja juga menjadi dasar dalam penetapan sasaran kinerja pegawai pemerintah. Bahkan, dapat memberikan tolok ukur kinerja yang dilaksanakan.
Melalui perjanjian kinerja ini, terang dia, maka pemberi amanah dalam hal ini bupati Sumenep dapat melakukan monitor, evaluasi, dan supervisi terhadap progres kinerja perangkat daerah penerima amanah itu sendiri.
”Semua program yang sudah kami canangkan akan direalisasikan dengan maksimal. Sebab, itu sudah menjadi komitmen kami ke depan untuk Sumenep lebih baik,” katanya.
”Kami akan terus berupaya membangun budaya kerja yang baik di DKPP. Bahkan, manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tandasnya.
Untuk diketahui, OPD yang mendapatkan reward pengelolaan SAKIP, di antaranya terbaik I sekretariat daerah, terbaik II diberikan kepada badan perencanaan pembangunan daerah (bappeda), dan terbaik III diraih dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP). (bus/daf)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Fatmasari Margaretta