Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

94 Ribu Anak Jadi Sasaran Penjaringan Siswa SR

A
Penulis: Amin Basiri❯
PENJARINGAN: Ketua Tim SDM PKH Moh. Hakim saat memberikan sosialisasi penjaringan Sekolah Rakyat di Pulau Mandangin, Sampang, Rabu (13/5).
PENJARINGAN: Ketua Tim SDM PKH Moh. Hakim saat memberikan sosialisasi penjaringan Sekolah Rakyat di Pulau Mandangin, Sampang, Rabu (13/5).

Advertisement

SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah mulai mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Sampang.

Salah satunya dengan melakukan penjaringan calon siswa dari keluarga miskin ekstrem.

Total ada 94.472 anak usia sekolah yang masuk sasaran awal penjaringan.

Advertisement

Sekretaris Dinsos PPPA Sampang Muh. Nasrun menyampaikan, data calon siswa tersebut berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Saat ini, proses penjangkauan mulai dilakukan dengan melibatkan tenaga sosial di daerah.

”Dari Kemensos sudah ada prelist by name by address anak usia sekolah yang menjadi sasaran Sekolah Rakyat,” katanya kemarin (14/5).

Advertisement

Dia menjelaskan, puluhan ribu anak tersebut berasal dari kelompok desil satu dan dua.

Yakni, keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Mereka akan diseleksi untuk memenuhi kuota bangku SRT di Sampang.

Kabupaten Sampang masuk program Sekolah Rakyat Terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Total kebutuhan siswa mencapai 270 anak.

”Setiap jenjang kebutuhannya 90 siswa, jadi total 270 siswa,” ujarnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemensos: Merawat Sejarah Lokal sebagai Pelekat Rasa Nasionalisme

Kemensos: Merawat Sejarah Lokal sebagai Pelekat Rasa Nasionalisme

Direktur Pemberdayaan Potensi dan Sumber Daya Sosial Kemensos RI Dr. M. Salahuddin Yahya mengungkapkan pentingnya merawat ingatan sejarah lokal sebagai pelekat rasa nasionalisme.

Kasus Pemotongan Bantuan PKH Jadi Atensi Kemensos

Kasus Pemotongan Bantuan PKH Jadi Atensi Kemensos

Ketua Tim PKH Provinsi Jawa Timur Hanafi mengatakan, dugaan pengambilan hak masyarakat miskin menjadi perhatian pemerintah pusat sehingga perkembangannya tetap diawasi.

Ribuan KPM Tak Terima Bansos, Diduga Terlibat Judol, 344 Ajukan Reaktivasi

Ribuan KPM Tak Terima Bansos, Diduga Terlibat Judol, 344 Ajukan Reaktivasi

Mohammad Aminullah mengatakan, Dinsos Bangkalan belum bisa memastikan kapan KPM yang mengajukan reaktivasi bisa kembali menerima bansos.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer