
SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah mulai mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Sampang.
Salah satunya dengan melakukan penjaringan calon siswa dari keluarga miskin ekstrem.
Total ada 94.472 anak usia sekolah yang masuk sasaran awal penjaringan.
Sekretaris Dinsos PPPA Sampang Muh. Nasrun menyampaikan, data calon siswa tersebut berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Saat ini, proses penjangkauan mulai dilakukan dengan melibatkan tenaga sosial di daerah.
”Dari Kemensos sudah ada prelist by name by address anak usia sekolah yang menjadi sasaran Sekolah Rakyat,” katanya kemarin (14/5).
Dia menjelaskan, puluhan ribu anak tersebut berasal dari kelompok desil satu dan dua.
Yakni, keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Mereka akan diseleksi untuk memenuhi kuota bangku SRT di Sampang.
Kabupaten Sampang masuk program Sekolah Rakyat Terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Total kebutuhan siswa mencapai 270 anak.
”Setiap jenjang kebutuhannya 90 siswa, jadi total 270 siswa,” ujarnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




