Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Hendak Pulang ke Jember, Minibus Peziarah Terguling

Abdul Basri • Senin, 26 Maret 2018 | 11:00 WIB
Hendak Pulang ke Jember, Minibus Peziarah Terguling
Hendak Pulang ke Jember, Minibus Peziarah Terguling

SUMENEP – Nahas menimpa rombongan peziarah dari Kabupaten Jember. Minibus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Dusun Sabedung, Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Sumenep, Minggu (25/3).


Minibus nopol AG 7257 D itu mengangkut 13 penumpang dan satu sopir. Kendaraan tersebut terbalik setelah as roda belakang patah. Akibatnya, minibus yang dikemudikan Buhari, 54, warga Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti, Jember, itu oleng dan terguling.


Bus itu melaju dari arah Sumenep. Sampai di lokasi kejadian, as roda belakang kanan patah. Sopir pun tidak bisa mengendalikan mobil. ”Lalu mobil tersebut terguling ke sisi kanan jalan,” ungkap Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit.


Akibat kejadian tersebut, satu penumpang atas nama Ali, 50, warga Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti, Jember, mengalami luka ringan di bagian pelipis dan bahu kiri. Korban luka dibawa ke Puskesmas Bluto untuk mendapatkan perawatan. Ali mendapat 13 jahitan di sekitar mata kirinya.


Selain itu, sopir syok dan harus beristirahat di kediaman kerabatnya di Kecamatan Bluto. Setelah kejadian tersebut, penumpang yang seluruhnya laki-laki itu melanjutkan perjalanan pulang ke Jember. Sementara Ali masih dirawat di puskesmas.


”Sampai sore korban masih dirawat di puskesmas untuk beristirahat. Sedangkan si sopir menginap di rumah familinya di Bluto. Mungkin besok korban yang dirawat sudah bisa pulang,” jelasnya.


Mahmudi, 32, seorang warga di sekitar lokasi menerangkan, rombongan tersebut adalah peziarah yang baru akan kembali ke Jember setelah berkunjung ke Asta Tinggi. ”Tadi saya tanya, katanya mereka baru dari Asta Tinggi,” ucapnya.

Editor : Abdul Basri