Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Finishing Jadi Catatan Skuad Perseba Usai Jalani Laga Uji Coba Kontra Persela Lamongan

Amin Basiri • Minggu, 12 Juli 2026 | 08:37 WIB
AGRESIF: Pemain Perseba Bangkalan (jersei merah putih) berebut bola dengan pemain Persela Lamongan, Jumat (10/7).
AGRESIF: Pemain Perseba Bangkalan (jersei merah putih) berebut bola dengan pemain Persela Lamongan, Jumat (10/7).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Skuad Perseba Bangkalan U-17 terus mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Piala Soeratin Jawa Timur 2026.

Tim berjuluk Laskar Ke' Lesap itu kembali melakoni laga uji coba keempat dengan menghadapi Persela Lamongan U-17 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (10/7).

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim sama-sama bermain terbuka dan saling melancarkan serangan.

Namun, Perseba tampil lebih dominan dalam penguasaan bola serta mampu menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan tuan rumah.

Sayangnya, dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol. Sejumlah peluang emas terbuang akibat penyelesaian akhir yang kurang tenang. Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, tim pelatih Perseba melakukan sejumlah perubahan strategi.

Laskar Ke' Lesap mulai menerapkan pola build-up dari lini belakang untuk membongkar pertahanan Persela. 

Skema itu membuat alur serangan Perseba lebih hidup dan beberapa kali merepotkan lini belakang Laskar Joko Tingkir muda.

Meski demikian, rapatnya pertahanan Persela dan belum maksimalnya penyelesaian akhir membuat Perseba gagal memanfaatkan peluang. Hingga peluit panjang dibunyikan, pertandingan berakhir dengan skor 0-0.

Pelatih Perseba Bangkalan U-17 Ashari mengapresiasi perkembangan permainan anak asuhnya.

Menurut dia, kerja sama antarpemain mulai terbentuk dan permainan tim sudah sesuai dengan instruksi yang diberikan.

"Kerja sama tim sudah cukup bagus. Hanya saja kami masih memiliki banyak kekurangan dalam penyelesaian akhir," ujarnya.

Menurut Ashari, pembenahan sektor depan menjadi pekerjaan rumah utama sebelum tim tampil di Piala Soeratin Jatim 2026.

Selain meningkatkan efektivitas mencetak gol, kekompakan antarpemain juga masih harus terus diasah.

"Chemistry antarpemain juga perlu terus ditingkatkan," tambahnya.

Sementara itu, Manajer Perseba U-17 Fandi mengaku tidak terlalu mempersoalkan hasil imbang tersebut.

Baginya, yang terpenting adalah perkembangan permainan tim selama masa persiapan.

"Secara permainan kami lebih unggul dari tim tuan rumah. Namun, masih ada beberapa catatan yang harus segera dibenahi, terutama penyelesaian akhir agar serangan lebih efektif," pungkasnya. (za/han)

Editor : Amin Basiri
#persela Lamongan #perseba bangkalan