Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sape Kerrap tanpa Pelatih Kepala Pasca Ditinggal Carlos Parreira

Amin Basiri • 2026-03-16 12:18:56
KENANGAN: Eks Pelatih MU Carlos Alberto Parreira memberikan arahan kepada pemain di lapangan.
KENANGAN: Eks Pelatih MU Carlos Alberto Parreira memberikan arahan kepada pemain di lapangan.

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Krisis performa yang dialami Madura United (MU) berdampak pada kursi kepelatihan.

Manajemen MU memutuskan berpisah dengan Carlos Alberto Parreira setelah rentetan hasil buruk dalam beberapa laga terakhir.

Keputusan itu diambil usai manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim di kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Hasil yang terus merosot membuat klub harus bergerak cepat demi menyelamatkan posisi di klasemen.

Manajer Tim MU Umar Wachdin menyebut keputusan tersebut diambil setelah komunikasi internal dengan pelatih.

Parreira dinilai bertanggung jawab atas hasil yang belum sesuai dengan harapan tim.

”Performa tim yang terus menurun dalam beberapa pertandingan terakhir membuat manajemen mengambil keputusan dengan cepat. Coach Carlos menyatakan kesediaannya untuk mundur dari kursi kepelatihan,” ujarnya.

Umar menambahkan, langkah cepat ini juga menjadi jawaban atas aspirasi suporter yang meminta adanya evaluasi total terhadap tim.

Manajemen berharap perubahan di kursi pelatih bisa menjadi titik balik bagi Laskar Sape Kerrap.

”Manajemen bergerak cepat dalam mengambil langkah ini, sekaligus menjawab harapan para suporter yang menginginkan adanya evaluasi menyeluruh terhadap tim. Terima kasih Coach Carlos,” ucapnya.

Saat ini MU berada di papan bawah klasemen sementara Super League. Laskar Sape Kerrap tertahan di peringkat ke-15 dengan koleksi sekitar 20 poin, hanya berjarak tipis dari zona degradasi.

Tren negatif itu terlihat dari beberapa laga terakhir. Tim asal Pulau Garam itu kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya pada Jumat (3/1). Setelah itu takluk 0-3 dari PSIM Yogyakarta pada Sabtu (10/1).

Hasil buruk berlanjut saat Laskar Sape Kerrap menyerah 1-2 dari Malut United pada Selasa (3/3).

Terbaru, Madura United kembali tumbang 1-4 dari Persita Tangerang di Indomilk Arena, Sabtu (7/3).

Rentetan kekalahan tersebut menjadi alarm keras bagi manajemen. Dalam waktu dekat, klub akan mencari pelatih baru yang diharapkan mampu menyetel ulang permainan tim dan membawa MU keluar dari tekanan papan bawah klasemen. (afg/jup) 

Editor : Amin Basiri
#pamekasan #mu #madura unietd