
SUMENEP, RadarMadura.id - Pembinaan intensif terhadap atlet angkat besi tetap dilakukan selama Ramadan. Itu dilakukan untuk persiapan menuju kejuaraan provinsi (kejurprov).
Ketua Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Sumenep Rusdi Rahman menyatakan, cabang olahraganya fokus membina atlet.
Terdiri dari atlet junior dan senior. Semuanya digembleng untuk terus meningkatkan kemampuan fisiknya secara baik.
Selama Ramadan, cabang olahraganya tetap melakukan latihan rutin. Namun, pelaksanaannya dilakukan di malam hari.
Harapannya, kemampuan fisik atlet binaannya bisa terjaga dengan baik.
Mei mendatang kita akan mengikuti kejurprov, ucapnya kemarin (16/3).
Rusdi menambahkan, cabornya belum menentukan atlet yang akan diutus tampil dalam kejuaraan single event tersebut. Sebab, pelaksanaan terbilang masih cukup lama.
Nanti kalau sudah mendekati, baru akan kita seleksi, tukasnya.
Ada beberapa kendala yang harus dihadapi dalam pembinaan atlet angkat besi.
Antar lain, sarana dan prasarana yang belum memadai. Sebab, tempat yang selama ini digunakan untuk latihan kurang representatif.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




