PAMEKASAN, RadarMadura.id – Persiapan atlet menuju Porprov X Jawa Timur kian dimatangkan. Buktinya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan bakal mengadakan pemusatan latihan kabupaten (puslatkab).
Skema pembinaan disusun agar berjalan terukur sejak awal. Ketua Umum KONI Pamekasan Faruk Ali mengatakan, mekanisme puslatkab tidak lagi bersifat dadakan. Tahapan seleksi, pemantauan, hingga evaluasi atlet disiapkan secara berjenjang.
”Kami ingin ada pola yang jelas, bukan sekadar kumpul dan latihan,” ujarnya.
Dalam rancangan tersebut, monitoring cabang olahraga menjadi pintu masuk utama. Bidang pembinaan prestasi akan memetakan kekuatan atlet, kualitas pelatih, serta kebutuhan sarana.
Tahap awal difokuskan pada atlet berprestasi yang dinilai punya peluang medali. Namun, mekanisme juga membuka ruang promosi bagi atlet potensial. Sistem ini dirancang agar kompetisi internal tetap hidup.
”Program latihan disusun lebih detail. Mulai dari porsi fisik, teknik, hingga taktik bertanding dibuat terjadwal dan dievaluasi berkala. Aspek mental juga menjadi bagian tak terpisahkan dari rancangan tersebut,” ulasnya.
Faruk menekankan, puslatkab harus didukung disiplin semua pihak. Pengurus cabor diminta aktif melaporkan perkembangan atlet. Pelatih juga dituntut konsisten menjalankan program yang telah disepakati.
Evaluasi hasil porprov sebelumnya menjadi referensi dalam penyusunan sistem baru tersebut. Cabor yang berpeluang menyumbang medali akan mendapat penguatan intensif. "Sementara yang belum maksimal diarahkan terus berbenah," tandasnya. (afg/yan)
Editor : Amin Basiri