SUMENEP, RadarMadura.id - Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Sumenep menyambut baik peringatan Hari Desa Nasional (HDN) yang diperingati setiap 15 Januari.
Seluruh desa di Kota Keris meneguhkan komitmen untuk terus mendukung dan menyukseskan program strategis nasional, sekaligus memaksimalkan seluruh program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat desa.
Ketua PKDI Sumenep Ubaid Abdul Hayat mengatakan bahwa HDN menjadi momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis desa dalam pembangunan nasional.
Karena itu, PKDI Sumenep berkomitmen terus memaksimalkan pembangunan desa serta menyelaraskan seluruh program pemerintah agar berjalan optimal.
”Baik program pemerintah pusat, provinsi, daerah, maupun desa, semuanya harus berjalan selaras. Komitmen PKDI tetap mendukung program strategis nasional meski di tengah keterbatasan fiskal desa, katanya.
Pria yang akrab disapa Ubet itu mengajak seluruh pemerintah desa di Sumenep untuk menyatukan visi dan misi dalam menyukseskan program nasional.
Koordinasi lintas pihak, menurutnya, harus terus diperkuat dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan program.
”Saya berharap seluruh desa dapat melaksanakan program secara efisien dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, ujarnya.
Ubet mengakui, pemangkasan anggaran Dana Desa menjadi pukulan berat bagi pemerintah desa karena berdampak langsung pada pembangunan.
Namun demikian, hal tersebut tidak boleh menurunkan semangat desa untuk terus berinovasi dan berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Dengan pemangkasan dana desa tahun 2026 yang diperkirakan mencapai sekitar 70 persen dari besaran dana desa tahun 2025, desa tetap harus semangat membangun dan melayani masyarakat, pungkasnya. (iqb/han)
Editor : Amin Basiri