Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perssu MC Libatkan Empat Pemain Luar Daerah

Amin Basiri • Selasa, 2 Desember 2025 | 23:45 WIB

perssu (iqb)

FOKUS: Sejumlah atlet Perssu Madura City sedang melakukan latihan di Stadion A. Yani, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (29/11).
FOKUS: Sejumlah atlet Perssu Madura City sedang melakukan latihan di Stadion A. Yani, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (29/11).

SUMENEP, RadarMadura.id – Perssu Madura City telah merekrut 24 pemain untuk persiapan menghadapi kompetisi Liga 4.

Dari jumlah tersebut, tidak seluruhnya merupakan pemain lokal. Sebanyak empat pemain didatangkan dari luar daerah.

Manajer Perssu Madura City Luki Nurhidayat menyampaikan, pihaknya terlebih dahulu menggelar seleksi untuk pemain lokal.

Dari proses itu terpilih 20 pemain yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi untuk memperkuat tim.

”Untuk Perssu ada 24 pemain. Dua puluh pemain hasil seleksi lokal, empat pemain sisanya kami datangkan dari luar daerah,” ujarnya.

Empat pemain luar daerah itu berasal dari dua kabupaten. Mereka direkrut karena dianggap memiliki kualitas yang dibutuhkan tim.

”Tiga pemain dari Probolinggo dan satu pemain dari Banyuwangi,” terang Luki.

Menurutnya, mendatangkan pemain luar daerah tidak menyalahi aturan. Justru langkah itu diperlukan untuk menambah pengalaman di skuad Perssu, mengingat mayoritas pemain lokal belum pernah berlaga di kompetisi liga.

”Tidak masalah ambil pemain dari luar. Kami butuh pemain yang sudah berpengalaman untuk memberi motivasi kepada pemain lokal,” jelasnya.

Luki menambahkan, perekrutan pemain luar itu juga menyesuaikan kebutuhan komposisi tim. Posisi yang diisi terdiri atas satu kiper, dua center back, dan satu stopper.

Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat formasi Perssu di Liga 4.

Saat ini seluruh pemain, baik lokal maupun dari luar daerah, menjalani program latihan bersama.

Hal itu dilakukan agar komunikasi dan kerja sama antarpemain dapat terbangun sejak awal.

”Latihan terus kami padukan. Pemain lokal bisa menyerap ilmu dari pemain luar,” pungkasnya. (iqb/han)

Editor : Amin Basiri