PAMEKASAN, RadarMadura.id – Beragam cara dilakukan untuk menjaring atlet catur potensial di Kabupaten Pamekasan. Salah satunya melalui program sekolah catur.
Pelatih Percasi Pamekasan Alif Rahman menyatakan, pendekatan yang terstruktur terhadap atlet diharapkan bisa menjadi wadah pembinaan agar bisa meningkatkan kemampuannya lebih maksimal.
Sehingga, mereka dapat mengasah strategi dan analisis yang merupakan inti dari permainan catur.
”Mulai jalan sudah satu bulan,” ujarnya Sabtu (25/10).
Sekolah catur yang dirintis berdiri secara independen. Tapi, sudah mendapat restu dan dukungan penuh dari pengurus Percasi Pamekasan. ”Lebih fokus ke kelas beginner dan intermediate untuk menjaring atlet-atlet junior.
Kami jalan di luar Percasi karena program kami ada SPP setiap bulan bagi atlet yang gabung,” terangnya.
Dia menyebut, program pendidikan catur dapat memantau perkembangan atlet catur yang dibinanya.
Di samping itu, juga diharapkan dapat menciptakan regenerasi atlet catur Pamekasan yang berkualitas.
”Sementara ini yang bergabung ada 15 atlet, terdiri dari enam atlet di kelas intermediate, dan sembilan orang kelas beginner,” terangnya. (lil/jup)
Editor : Amin Basiri