PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kekosongan pimpinan Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Pamekasan harus menjadi perhatian serius.
Dengan begitu, kekosongan tersebut tidak mengganggu pembinaan terhadap atlet.
Wakil Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pamekasan Haqi menyatakan organisasinya sudah bertemu dengan 20 klub futsal.
Tujuannya, mendengar aspirasi mereka agar pembinaan bisa berjalan.
”Kami kemarin rapat dengan 20 klub. Dan, alhamdulillah lancar. Mereka sangat terbuka dan mendukung kami,” katanya pada JPRM Kamis (15/2).
Haqi menjelaskan, untuk mengisi kekosongan pimpinan, Askab PSSI Pamekasan akan mengajukan surat permohonan pada Asosiasi Futasl Provinsi (AFP) Jawa Timur.
Dia akan meminta agar diberi kewenangan mengangkat pelaksana tugas (Plt).
”Akan tetapi, apakah nanti disetujui atau tidak, kami tidak tahu. Yang jelas, kami mengajukan dulu agar futsal tetap hidup di sini,” ujarnya.
Haqi mengeklaim belum ada nama-nama yang bakal dimunculkan. Sebab, meskipun nama-namanya sudah ada tapi tidak ada persetujuan dari AFP, tidak bisa terlaksana.
”Nah, kami juga harus menunggu, jika disetujui apakah nanti dari kami atau mereka yang akan memutuskan siapa yang pantas diangkat sebagai Plt ketua afkab,” jelasnya.
Dia berharap, pembinaan tim futsal di Pamekasan bisa semakin baik. Meskipun, saat ini secara administrasi keorganisasian perlu ditata dan diperbaiki dengan lebih serius.
”Harapan kami semua klub futsal bisa maksimal melakukan pembinaan. Itu saja,” tandasnya. (di/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia