SAMPANG, RadarMadura.id – Memasuki semester kedua 2026, proses verifikasi lapangan (verlap) calon penerima bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) di Kabupaten Sampang belum sepenuhnya tuntas.
Hingga kini, verifikasi pada tiga tahap masih dalam proses penyelesaian.
Koordinator Kabupaten (Korkab) BSPS Sampang Iskandar Zulkarnain mengatakan, alokasi calon penerima bantuan (CPB) tahun ini bertambah.
Semula hanya mencakup empat tahap, yakni tahap II, V, VII, dan VIII. Namun, pemerintah kembali menambah alokasi pada tahap IX.
"Tahap IX mendapat tambahan sembilan unit, sehingga total keseluruhan mencapai 2.506 unit," ujarnya Selasa (7/7).
Perinciannya, tahap II sebanyak 89 unit, tahap V sebanyak 2.164 unit, tahap VII sebanyak 242 unit, tahap VIII dua unit, dan tahap IX sembilan unit.
Seluruhnya saat ini masih dalam proses verifikasi lapangan.
Menurut Iskandar, verifikasi yang telah rampung baru tahap II dan tahap VIII. Sementara tahap V, VII, dan IX belum selesai.
"Untuk tahap IX bahkan belum kami kerjakan sama sekali karena berada di wilayah Kecamatan Sampang," ungkapnya.
Dia menjelaskan, lambatnya proses verlap dipengaruhi masih kurangnya tenaga fasilitator lapangan (TFL).
Hingga kini, usulan penambahan personel belum terealisasi.
"Kami masih menunggu tambahan TFL yang katanya sudah lolos seleksi. Kami berharap segera dikirim agar proses verlap bisa dipercepat," jelasnya.
Meski demikian, verifikasi lapangan tetap berjalan dengan memaksimalkan personel yang tersedia.
Sejumlah sumber daya lain juga diberdayakan untuk membantu percepatan proses.
"Verlap tetap kami laksanakan. Untuk data yang berasal dari Kemensos, sekitar 80 persen sudah kami selesaikan," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DLH Perkim Sampang Abdul Rokib belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.
Nomor telepon yang biasa digunakan dalam kondisi aktif, belum ada respons hingga berita ini ditulis. (ay/han)
Editor : Amin Basiri