Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kuota Siswa SR Jenjang SD Belum Terpenuhi, Dinsos PPPA Sampang Pastikan Tahun Ajaran Baru Tetap Dilaksanakan

Anis Billah • Selasa, 30 Juni 2026 | 17:13 WIB
FOKUS: Sekkab Yuliadi Setiawan (kemeja putih), Kepala Dinsos PPPA Sampang M. Anwari Abdullah (kanan) didampingi Asisten Administrasi Umum Setkab Sampang Edi Subianto (kopiah hitam) saat rapat pleno penetapan siswa SR di aula mini pemkab, Senin (29/6). (AYU LATIFAH/JPRM)
FOKUS: Sekkab Yuliadi Setiawan (kemeja putih), Kepala Dinsos PPPA Sampang M. Anwari Abdullah (kanan) didampingi Asisten Administrasi Umum Setkab Sampang Edi Subianto (kopiah hitam) saat rapat pleno penetapan siswa SR di aula mini pemkab, Senin (29/6). (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melaksanakan rapat pleno penetapan calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di aula Pemkab Sampang kemarin (29/6). Hasilnya, kuota siswa jenjang SD belum terpenuhi.

Sekkab Sampang Yuliadi Setiawan menyampaikan, kegiatan rapat dilakukan untuk penyambuatan tahun ajaran baru yang akan berlangsung di SRT. Koordinasi yang dilakukan lintas sektor itu bagian dari finalisasi penetapan calon siswa.

”Pada penjangkuan siswa SD memang masih kurang,” katanya kemarin (29/6).

Penjangkauan yang dilakukan oleh tim pendamping sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang yang terpenuhi baru jenjang SMP dan SMA. Bahkan, jumlah siswa melebihi kuota. Sebaliknya, kuota jenjang SD belum terpenuhi. Sebab, baru terisi 33 siswa dari kuota 90 siswa.

”Untuk jenjang SMP dan SMA malah melampui. Mudah-mudahan tidak berkurang lagi,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Wawan itu tidak mempermasalahkan meski kuota siswa jenjang SD tidak terpenuhi. Pelaksanaan ajaran baru tahun ini tetap dilaksanakan.

”Prinsipnya tidak ada masalah, bisa dilaksanakan satu rombel (rombongan belajar),” ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Sampang Gelar Rapat Paripurna, Fraksi Sampaikan PU atas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Kepala Dinsos PPPA Sampang M. Anwari Abdullah menyampaikan, kekurangan siswa SD karena minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya masih rendah. Namun, kekurangan siswa tidak menghambat proses pelaksanaan SRT. Menurutnya, pendaftaran siswa untuk jenjang SD tetap dibuka.

”Tetap kami terima dan kami upayakan tetap sosialisasi. Program SRT ini bagus karena seluruhnya ditanggung oleh pemerintah,” tuturnya.

Ketua Tim SDM PKH Sampang Moh. Hakim menambahkan, sidang pleno penetapan calon siswa SRT telah dilaksanakan. Hambatan kekurangan siswa dikarenakan Masyarakat mengutamakan pendidikan keagamaan melalui madrasah.

”Kondisi ini menjadi masukan penting bagi kami bahwa selain melakukan penjaringan calon siswa, diperlukan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat mengenai konsep Sekolah Rakyat,” tukasnya. (ay/bil)

Editor : Anis Billah
#kouta siswa sekolah rakyat #SDM PKH Sampang #Dinsos PPPA Sampang #sekkab sampang