
SUMENEP, RadarMadura.id– Kabupaten Sumenep kembali menjadi lokus program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS).
Namun, program tersebut belum dimulai. Alasannya, masih tahap sosialisasi dan verifikasi calon penerima bantuan.
Pelaksana program pemerintah pusat tersebut dibagi dua tahap. Tahap V merupakan bantuan yang berasal dari aspirator dengan sasaran 570 penerima.
Sementara tahap VII berasal dari aspirasi Kementerian Sosial yang diperuntukkan bagi 38 penerima.
Plt Kepala Disperkimhub Sumenep Ach. Dzulkarnain menyatakan, program tersebut memang belum masuk tahap pembangunan. Sebab, masih ada beberapa proses yang harus dilalui.
Salah satunya, tahap sosialisasi yang melibatkan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah provinsi, Pemkab Sumenep, kejaksaan negeri, polres, dan pemerintah di tingkat kecamatan.
Juga pemerintah desa yang menjadi lokasi pelaksanaan program BSPS.
Selain itu, sosialisasi juga melibatkan Koordinator Kabupaten (Korkab) BSPS beserta jajarannya.
Itu supaya pelaksanaannya berjalan transparan, tepat sasaran, dan mampu membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang lebih layak.
"Saat ini masih masuk tahapan sosialisasi. Belum pada pelaksanaan pembangunannya,” katanya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




