SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang menggelar kegiatan gerakan posyandu aktif dan gerakan stunting, kemarin (17/6).
Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Trunojoyo, Sampang tersebut bertujuan mendukung transformasi kesehatan dalam memperkuat upaya penurunan stunting melalui layanan Posyandu.
Plt Kepala Dinkes KB Sampang Dwi Herlinda Lusi Harini menyampaikan, transformasi kesehatan pelayanan posyandu kini telah terintegrasi dengan layanan primer.
Sasaran pelayanannya tidak hanya bayi, balita, ibu hamil, dan ibu nifas. Tetapi, melayani seluruh siklus hidup hingga lansia.
”Maka perlu kiranya mendapat dukungan dari semua lintas sektor terkait untuk menggiatkan kembali fungsi dari posyandu,” katanya Rabu (17/6).
Baca Juga: Capaian PAD Sampah Yang Dikelola DLH Perkim Sampang di Bawah 50 Persen
Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Tingkat Kecamatan untuk mendukung regulasi Pemendagri 13/2024 tentang Posyandu.
”Semoga ke depan pelayanan posyandu dilaksanakan dengan baik, seperti untuk penurunan dan pencegahan stunting,” harapnya.
Ketua Pembina Posyandu Sampang Selviana Slamet Junaidi mendorong agar semua sektor mendukung kegiatana posyandu di Kabupaten Sampang.
”Apabila semua elemen masyarakat ikut andil, maka dapat mendukung tercapainya indikator penurunan stanting,” ajaknya. (ay/bil)
Editor : Anis Billah