Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ratusan Aset Perkantoran Pemkab Dilelang

Amin Basiri • Selasa, 16 Juni 2026 | 11:20 WIB
RUSAK: Sejumlah peralatan kantor berserakan di gudang aset, Senin (15/4).
RUSAK: Sejumlah peralatan kantor berserakan di gudang aset, Senin (15/4).

SAMPANG, RadarMadura.id – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang melelang ratusan barang milik daerah (BMD) tahun ini.

Barang yang dilelang didominasi peralatan dan perlengkapan kantor yang kondisinya sudah rusak berat.

Kepala Bidang Pengelolaan Aset BPPKAD Sampang Achmad Murang mengatakan, seluruh barang yang masuk daftar lelang sudah tidak layak digunakan.

Sebab, kondisinya rusak parah dan tidak dapat diperbaiki lagi.

"Barang-barang itu sudah rusak berat. Sebagian merupakan aset yang usianya sudah cukup lama," ujarnya kemarin (15/6).

Barang yang dilelang meliputi AC, bed rumah sakit, printer, laptop, meja, kursi, dan berbagai perlengkapan kantor lainnya.

Berdasarkan hasil penilaian (appraisal), jumlah barang yang dilelang mencapai sekitar 666 item.

Murang menjelaskan, aset rusak yang tercatat pada tahun ini tidak dimasukkan dalam daftar lelang tersebut.

 Aset-aset tersebut dipisahkan dan akan diproses secara tersendiri.

"Untuk aset yang masuk tahun ini kami pisahkan karena tidak masuk dalam perhitungan lelang kali ini,” katanya.

Nilai limit lelang ratusan aset tersebut sebesar Rp 49.578.000. Namun, pihaknya belum mengetahui perkembangan jumlah peserta maupun nilai penawaran yang masuk.

Sebab, proses lelang sepenuhnya ditangani Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pamekasan.

"Kalau yang datang melihat barang ke gudang sudah cukup banyak,” jelasnya.

Menurut dia, hasil penjualan aset tersebut akan masuk sebagai pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor hasil penjualan aset daerah dan pendapatan lain-lain yang sah.

Tahun ini, bidang pengelolaan aset ditarget menyumbang PAD sebesar Rp 400 juta.

"Nanti realisasinya menyesuaikan hasil penjualan. Barang akan dilepas kepada penawar tertinggi,” pungkasnya. (ay/han)

Editor : Amin Basiri
#BPKAD Sampang #aset #lelang