Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mantan Tahanan Sebut Menu Tak Layak, Setahun Polres Sampang Kecipratan Anggaran Rp 284 Juta untuk Mamin

Hera Marylia Damayanti • Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:18 WIB
JALANI PROSES HUKUM: Salah satu tahanan sedang beristirahat di dalam sel tahanan Polres Sampang Jumat (29/5). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
JALANI PROSES HUKUM: Salah satu tahanan sedang beristirahat di dalam sel tahanan Polres Sampang Jumat (29/5). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Polres Sampang dan polsek jajaran setiap tahun mendapatkan anggaran pengadaan makanan dan minuman (mamin) yang bersumber dari APBN 2026.

Khusus tahun ini, nominalnya sebesar Rp 284.355.000 (lihat grafis).

Namun, realisasi pengadaan mamin bagi tahanan tersebut diduga tidak sesuai dengan standar.

Pasalnya, salah satu mantan tahanan rumah tahanan negara (rutan) Polres Sampang menyebut menu mamin yang diberikan sangat tidak layak.

Sumber tepercaya Jawa Pos Radar Madura (JPRM) yang enggan disebutkan namanya itu menceritakan bahwa dia pernah menjadi tahanan di rutan Polres Sampang.

Pria asal Kabupaten Sampang tersebut mengaku menghuni jeruji besi Polres Sampang selama dua bulan.

”Setelah dua bulan di rutan polres, baru dipindah ke Rutan Kelas II-B Sampang,” katanya.

Menurutnya, selama mendekam di rutan Polres Sampang sebagai tahanan titipan, pastinya menikmati mamin yang disuguhkan penghuni rutan Polres Sampang.

Akan tetapi, mamin tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. ”Kandungan gizi tidak tercukupi,” ujarnya.

Diterangkan, dalam sehari mendapat jatah mamin dua kali. Mamin itu diberikan setiap pagi dan sore hari.

Grafis Dibantu AI
Grafis Dibantu AI

”Saya kelaparan kalau hanya makan dua kali sehari,” tuturnya.

Dijelaskan, menu yang disajikan setiap harinya sama, yakni nasi putih dan lauknya pepes ikan pindang.

Tidak pernah ada menu lauk daging sapi ataupun daging ayam. Air minum yang diberikan juga beraroma sabun,” ungkapnya.

Dia menyebut menu yang diberikan Polres Sampang jauh dari kata layak. Padahal, sudah disokong anggaran ratusan juta oleh negara setiap tahun untuk pengadaan mamin tahanan. ”Kami berharap ini dievaluasi,” ulasnya.

Ps Kasat Tahti Polres Sampang Aiptu Johanes Kilrewo membenarkan bahwa institusinya memang mendapatkan anggaran pengadaan mamin tahanan. Namun, anggaran tersebut tidak dikelola langsung oleh institusinya.

”Anggaran tersebut dilelang dan dikelola oleh pihak ketiga. Pihak ketiganya yakni Zubai Catering,” terangnya.

Menurutnya, tahanan yang menempati rutan Polres Sampang diberi jatah makan dua kali dalam sehari, yakni setiap pagi dan sore hari.

Menu mamin tersebut diklaim sudah sesuai. ”Makanannya sudah enak, ada lauk ikan dan sayurnya. Sudah sesuai standar,” tandasnya. (bai/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#rutan Polres Sampang #jatah mamin #mamin tahanan #Tidak Layak #mamin