Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Siswa SD Meninggal Terseret Ombak di Sokobanah

Hera Marylia Damayanti • Senin, 11 Mei 2026 | 06:29 WIB
KOMPAK: Tim gabungan saat melakukan pencarian korban di Pantai Cangak, Dusun Cangak, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Minggu (10/5). (HUMAS POLRES UNTUK JPRM)
KOMPAK: Tim gabungan saat melakukan pencarian korban di Pantai Cangak, Dusun Cangak, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Minggu (10/5). (HUMAS POLRES UNTUK JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Jasad Ach. Badrus Sholeh Alfaqih, 11, ditemukan dalam keadaan meninggal Minggu (10/5).

Siswa yang masih duduk di sekolah dasar (SD) itu sempat terseret ombak sekitar lima jam di pantai Dusun Cangak, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Sampang

Camat Sokobanah Sapta Nuris Ramlan membenarkan kejadian tersebut. Korban diketahui masih duduk di bangku kelas IV SD.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30. Korban berniat lari pagi di sekitar bibir pantai dekat rumahnya.

Baca Juga: Tak Punya Ruang Perpustakaan, SDN Talango III Sulap Kelas Jadi Sudut Baca Ramah Anak

Korban bermain bersama sekitar lima orang temannya. Aktivitas itu biasa dilakukan setiap libur sekolah.

”Saat berada di bibir pantai, korban berinisiatif untuk berenang bersama teman-temannya,” ujarnya.

Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puni Waluyo menyampaikan, Polsek Sokobanah menerima laporan peristiwa korban terseret ombak sekitar pukul 07.00. Korban dikabarkan terseret ombak sekitar pukul 06.30.

Sebelum kejadian, korban sedang bermain bersama dua temannya berinisial AAB dan AFF di perairan Pantai Cangak, Dusun Cangak, Desa Tamberu Barat.

Korban mengajak temannya untuk berenang. Karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam terseret ombak.

”Kedua temannya yang masih anak-anak juga tidak bisa memberi pertolongan, dan meminta bantuan kepada masyarakat sekitar. Kemudian, tim gabungan melakukan pencarian atas hilangnya korban tersebut,” ungkapnya.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin menjelaskan, pencarian korban dilakukan mulai pukul 10.00.

Baca Juga: Honor Play 11 Plus Resmi Meluncur dengan Baterai 7.000 mAh, Layar AMOLED 6,6 Inci dan Chipset Dimensity 6500 Elite yang Siap Dipakai Seharian

Tim yang melakukan pencarian ke tengah laut yakni tim BPBD Sampang dan TNI Angkatan Laut.

Menurutnya, jasad korban berhasil ditemukan pada pukul 12.35. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. ”Korban ditemukan 50 meter dari lokasi kejadian,” paparnya.

Atas kejadian tersebut, Hozin mengimbau para orang tua lebih waspada dalam mengawasi aktivitas buah hatinya. ”Agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya. (bai/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Panyai Cangak #desa tamberu barat #terseret ombak #sekolah dasar #meninggal