Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran Karapan Sapi Stagnan, Dana Terbatas, Disporabudpar Tak Sediakan Hadiah

Amin Basiri • Minggu, 10 Mei 2026 | 16:42 WIB
TRADISI: Joki memacu sepasang sapi menuju garis finis pada event karapan sapi tingkat Kabupaten Sumenep di Lapangan Bluto, Sabtu (23/9/2023).
TRADISI: Joki memacu sepasang sapi menuju garis finis pada event karapan sapi tingkat Kabupaten Sumenep di Lapangan Bluto, Sabtu (23/9/2023).

SAMPANG, RadarMadura.id – Tahun ini, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang kembali mengagendakan event karapan sapi. Pagu anggaran yang dialokasikan sama seperti 2025, yakni Rp 75 juta. Karena itu, disporabudpar tak menyediakan hadiah dalam event budaya tersebut.

Kabid Kebudayaan Disporabudpar Sampang Abdul Basith menyampaikan, anggaran yang disiapkan untuk karapan sapi tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, yakni hanya Rp 75 juta. Menurutnya, anggaran tersebut hanya cukup untuk operasional kegiatan.

”Anggarannya sama seperti tahun lalu, tidak ada perubahan,” ujarnya saat dihubungi media ini.

Karena itu, anggaran yang disiapkan Disporabudpar Sampang tidak meng-cover hadiah bagi pemenang lomba karapan sapi. Meski begitu, Basith menyatakan, panitia tetap menyediakan hadiah. Jika mengacu pada kegiatan 2025, kekurangan anggaran dibantu Paguyuban Karapan Sapi Se-Madura (Pakar Sakera).

”Pemkab hanya support belanja operasional saja,” ungkapnya.

Baca Juga: 12 Kecamatan di Kabupaten Sampang Masuk Kawasan Kumuh

Basith mengutarakan, event karapan sapi diagendakan Oktober. Seleksi dilakukan mulai tingkat kawedanan yang dibagi menjadi empat wilayah. Dari empat wilayah kawedanan itu akan diambil enam pasang sapi untuk event karapan sapi tingkat kabupaten.

”Jadi, ada tiga menang atas dan tiga menang bawah yang akan bertanding pada tingkat kabupaten,” tuturnya.

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud menyampaikan, kondisi fiskal daerah terbatas. Sehingga, tidak bisa meng-cover semua kebutuhan event yang dilaksanakan pemkab, termasuk karapan sapi. Dia meminta dinas terkait proaktif mencari peluang anggaran dari pihak ketiga.

”Karapan sapi ini ada asosiasinya, mungkin melalui asosiasi ini bisa membantu mencarikan kekurangannya. Saya berharap mudah-mudahan tahun depan dianggarkan semua kebutuhannya,” tandasnya. (ay/bil)

Editor : Amin Basiri
#anggaran #karapan sapi #Disporabudpar Sampang