Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Armada Damkar Wilayah Pantura Tak Ideal

Amin Basiri • Minggu, 10 Mei 2026 | 16:33 WIB
SIAGA: M. Maftuh Fathorrahman mengecek kondisi armada damkar di kator DPKPD, Sampang, Selasa (5/5).
SIAGA: M. Maftuh Fathorrahman mengecek kondisi armada damkar di kator DPKPD, Sampang, Selasa (5/5).

SAMPANG, RadarMadura.id - Memasuki musim kemarau, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah (DPKPD) Sampang mulai menyiagakan armada. Sayangnya, armada yang disiapkan untuk wilayah management kebakaran (WMK) utara belum ideal. Yakni hanya tersedia satu armada damkar tanpa tangki penyuplai air.

Kasi Ops Damkar DPKPD Sampang M. Maftuh Fathorrahman mencatat, peristiwa kebakaran diprediksi mengalami kenaikan setiap tahunnya. Paling banyak kebakaran lahan karena human error.

Jumlah armada yang dipersiapkan untuk penanganan bencana kebakaran enam unit. Empat armada damkar dan dua tanki penyuplai air. Armada tersebut dibagi ke WMK Sampang dan Ketapang.

”WMK Ketapang (utara) kebetulan hanya ada satu unit damkar, sisanya ada di sini (Sampang),” ujarnya.

Baca Juga: Insentif Penghulu Selama April Belum Cair, Berpotensi Terdampak Penajaman

Dia menjelaskan, mayoritas armada ditempatkan di kantor induk karena cakupan penanganan kebakaran lebih banyak di area WMK Sampang. Yakni mencakup sebelas kecamatan.

Sementara, WMK Ketapang hanya meliputi tiga kecamatan yakni Ketapang, Sokobanah dan Banyuates. Armada yang disiagakan di Ketapang hanya satu armada damkar tanap dilengkapi tangki penyuplai air.

”Memang belum ideal, SOP-nya ada satu armada damkar dan tangki suplai. Kami mengajukan beberapa kali, tapi beum disetujui,” terangnya.

Maftuh mengutarakan, tangki penyuplai air biasanya berfungsi untuk pendinginan setelah api berhasil dipadamkan. Kapasitas airnya hanya menampung 4000 liter.

Menurutnya, WMK Ketapang masih bisa menghendel peristiwa kebakaran meski tanpa tankgi penyuplai. Selain itu, angka kebakaran di daerah utara, rendah. ”Kejadian kebakaran tidak sebanyak di sampang,” pungkasnya. (ay/bil)

Editor : Amin Basiri
#damkar #armada #pantura