SAMPANG, RadarMadura.id – Bupati Sampang Slamet Junaidi menghadiri rapat koordinasi nasional (rakornas) di kantor Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Senin (20/4).
Itu menunjukkan komitmen dan kesungguhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dalam memperjuangkan kesejahteraan petani.
Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menyatakan, pemerintah pusat mengalokasikan bantuan hibah senilai Rp 9,95 triliun untuk pengembangan tanaman keras dan perkebunan.
Baca Juga: Wacanakan Pamekasan Jadi Kabupaten Al-Qur'an, Bupati Kholil Minta NA Disusun
Seperti tebu, kopi, kakao, mete, pala, dan kelapa.
Pemerintah pusat juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk penguatan infrastruktur dan guna meningkatkan produktivitas pangan.
Saat ini, produksi padi mencapai 4,9 juta ton dan ditargetkan menyentuh lima juta ton dalam waktu dekat.
"Untuk mendukung target ini, pemerintah mengucurkan anggaran tambahan lebih dari Rp 3 triliun yang difokuskan pada pencetakan sawah baru seluas 30.000 hektare. Serta modernisasi irigasi dan pompanisasi di lahan seluas 1,5 juta hektare guna memastikan ketersediaan air sepanjang tahun," ujarnya.
Amran menambahkan, penyaluran bantuan dari presiden diprioritaskan bagi kepala daerah yang proaktif, responsif.
Baca Juga: Politikus Gerindra Masuk Daftar Pemeriksaan KPK, Kasus Korupsi Dana Hibah Pemprov Jatim
Juga memiliki potensi wilayah yang siap dikembangkan dalam sektor pangan.
”Kalau bupatinya tidak peduli, kasihan rakyatnya. Program bisa macet," tegasnya.
Bupati Sampang Slamet Junaidi menyatakan, pemerintahannya memiliki komitmen serius dalam mendukung program pemerintah pusat.
Terlebih dalam segi penguatan sektor pertanian di Kabupaten Sampang.
"Komitmen Pemkab Sampang akan diwujudkan dengan terus mendorong peningkatan sektor pertanian di Sampang, baik melalui penguatan infrastruktur, pemanfaatan teknologi, maupun peningkatan kapasitas petani," bebernya.
Pertanian menjadi sektor strategis dalam membangun Kota Bahari. Sehingga, semua pihak sudah seharusnya menjaga bersama demi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Lokasi Penemuan Benda Mirip Rudal Dipasang Police Line, Minta Warga Tak Mendekat
”Pemerintah Kabupaten Sampang siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang ada," bebernya.
Pihaknya berharap selalu mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Tujuannya, untuk terus memperkuat upaya Pemkab Sampang dalam meningkatkan produktivitas pertanian di bumi Kota Bahari.
"Sehingga, Sampang dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional," tandasnya. (bai/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti