SAMPANG, RadarMadura.id – Anggota DPRD Provinsi Jatim Aliyadi Mustofa masuk bursa calon ketua DPC PKB Sampang hasil pemetaan DPW dan DPP.
Dia percaya diri dipilih untuk memagang komando kepengurusan DPC PKB Sampang periode mendatang.
Menurutnya, semua calon memiliki peluang yang sama untuk memimpin DPC PKB Sampang. Baik nama-nama hasil pemetaan DPW dan DPP atau usulan peserta muscab.
Namun, dia meyakini, rekam jejak setiap calon akan menjadi penilaian dalam menentukan ketua terpilih.
Baca Juga: Polres Ungkap Empat Kasus Curanmor
”Bergantung penilaian dari tim DPW dan DPP, karena yang punya kewenangan untuk menunjuk dari DPW dan DPPP. Tentu dengan beberapa kriteria,” ujarnya.
Aliyadi mengaku tidak melakukan lobi-lobi agar dirinya bisa terpilih sebagai ketua DPC PKB Sampang.
Sebab dia percaya, kinerja, rekaman jejak, dan loyalitas selama menjadi kader partai akan dinilai oleh DPP.
Dia mengungkapkan, dirinya sudah menjadi kader partai sejak PKB lahir pada 1999.
Dia mengawali karier politik mulai dari kepengurusan tingkat desa, kecamatan hingga provinsi Jawa Timur.
Pada periode kedua menjabat DPRD Provinsi Jatim, Aliyadi meraih suara terbanyak nasional.
”DPW dan DPP sudah tahu itu semua. Jadi saya tidak melakukan lobi-lobi, prinsipnya kalau ditunjuk sami’na wa atho’na,” ungkapnya.
Aliyadi juga menanggapi terkait perolehan suara PKB pada Pemilu 2024 lalu.
Dalam sejarahnya, PKB selalu menjadi pemenang pemilu di Kabupaten Sampang.
Namun, pada Pemilu 2024, suara PKB merosot dari semula mendapat tujuh kursi berkurang menjadi lima kursi.
”Ini pasti menjadi evaluasi. Siapa pun yang dipilih (ketua) harus punya visi-misi sehingga bisa mengembalikan kejayaan PKB,” paparnya.
Ketua DPC PKB Sampang Mushaddaq Chalili tidak merespons saat dimintai konfirmasi JPRM.
Koran ini sudah menghubungi melalui aplikasi WhatsApp, tapi tidak direspons.
Ketua Panitia Muscab PKB Sampang Mohammad Farok mengutarakan, tahapan pemilihan ketua masih panjang.
Baca Juga: DLH Perkim Sampang Klaim Sudah Perbaikan Fasilitas yang Rusak
Setelah menggelar muscab, tahapan akan dilanjutkan dengan tes psikologi dan uji kelayakan dan kepatutan (UKK).
Menurutnya, DPP punya kewenangan penuh untuk menentukan ketua DPC PKB berikutnya.
”Jika berkehendak, DPP bisa memilih figur lain selain nama-nama yang sudah muncul,” tukasnya. (bil)
Editor : Amin Basiri