Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Lestarikan Budaya dan Rawat Kekompakan, Warga Kampung Barisan Semarakkan Parade Daul Combodug 2026

Hendriyanto • Senin, 30 Maret 2026 | 08:51 WIB
IKONIK: Delegasi grup daul Kampoeng Barisan Reng Manggis yang berasal dari Jl. Manggis Kelurahan Gunung Sekar, Sampang.
IKONIK: Delegasi grup daul Kampoeng Barisan Reng Manggis yang berasal dari Jl. Manggis Kelurahan Gunung Sekar, Sampang.

SAMPANG, RadarMadura.id - Parade Combodug 2026 Kabupaten Sampang pada malam kedua, Sabtu (28/3) malam berlangsung meriah. Kegiatan bertajuk atellasen e Sampang itu diikuti oleh 32 peserta.

Salah satu peserta kegiatan Daul Combodug tersebut yakni grup Daul Kampoeng Barisan Reng Manggis (warga Jalan Manggis) yang dipimpin langsung oleh Achmad Maulidi (Edi) dan Iwan Siswanto (Iwan).

Delegasi Kampung Barisan ini berkolaborasi dengan grup daul Mega Remeng dengan dekorasi warna hitam putih. Maskot dekorasinya kuda terbang dan aransemen musiknya juga memukau penonton.

Iwan Siswanto mengatakan, parade Daul Combodug tersebut menjadi festival rutin yang dilaksanakan di Kabupaten Sampang. Sebagai warga Sampang, pihaknya mewakili Kampung Barisan, turut memeriahkan dengan menjadi peserta.

”Grup daul kami dari 32 peserta, tampil pada nomor urut 25,” katanya.

Menurutnya, grupnya sebagai peserta musik daul tersebut sengaja diberi nama Kampoeng Barisan Reng Manggis. Tujuannya, untuk menunjukkan solidaritas warga Kampung Barisan di Jalan Raya Manggis.

”Kami berharap dengan menjadi peserta parade combodug 2026 ini warga Kampung Barisan di Jalan Manggis lebih kompak dan tetap menjaga solidaritas dengan baik,” ujarnya.

Iwan menambahkan, pelaksanaan parade combodug yang rutin dilaksanakan di Kota Bahari setiap tahun merupakan kebanggaan bagi masyarakat.

Hal demikian menunjukkan bahwa antara pemerintah kabupaten (pemkab) dan masyarakat Sampang seirama satu tujuan melestarikan budaya yang ada di Bumi Kota Bahari dan Madura pada umumnya.

”Warisan budaya mesti tetap lestari. Dalam melestarikannya, harus tetap dilakukan oleh semua pihak. Semoga budaya daul ini tetap lestari di Madura, dan khususnya di Sampang,” tandasnya. (bai/dry)

Editor : Hendriyanto
#daul dug dug #daul combodug #sampang #barisan #pelestarian budaya #musik daul