SAMPANG, RadarMadura.id – Arus lalu lintas di Kabupaten Sampang meningkat signifikan pasca libur Lebaran.
Buktinya, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bahari mencapai 15.961 unit.
Sedangkan kendaraan keluar 15.307 unit. Jumlah tersebut mengalami kenaikan signifikan.
Kabid Hubungan Darat Dishub Sampang Khotibul Umam menyatakan, peningkatan arus lalu lintas yang terdata hingga Senin (23/3).
Sementara kendaraan yang terpantau saat arus balik meningkat sekitar 11,54 persen.
Sementara, kendaraan masuk ke Kota Sampang juga masih cukup tinggi, yakni 12,34 persen.
"Hal itu karena animo masyarakat Madura yang tinggi untuk berlebaran di kampung halamannya," tambahnya.
Lonjakan tersebut dipengaruhi beberapa faktor. Selain momentum Lebaran yang bertepatan dengan libur panjang, pertumbuhan jumlah kendaraan juga menjadi pemicu meningkatnya mobilitas masyarakat.
Itu disebabkan adanya kebiasaan masyarakat yang membawa kendaraan dari perantauan.
"Seperti animo membawa kendaraan pribadi dengan cara sewa atau carter menjadi simbol sukses kerja di perantauan," ungkapnya.
Puncak arus balik telah terjadi kemarin (24/3).
Namun daerah yang masuk trouble spot dipastikan aman terkendali.
"Insyaallah tidak ada kendala yang signifikan. Apalagi masyarakat yang cerdas akan melewati jalur lingkar selatan (JLS)," ujarnya.
Kasihumas Polres Sampang Eko Puji menyatakan, peningkatan arus lalu lintas terjadi di semua daerah.
Itu dapat dilihat dari jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta yang mengalami kenaikan hingga 20 persen.
Beberapa faktor di antaranya karena bertambahnya jumlah penduduk dan mudik yang menjadi budaya masyarakat.
"Aparat kepolisian bersama instansi terkait siap melakukan pengamanan dan penjagaan para pemudik," katanya. (ay/jup)
Editor : Amin Basiri