SAMPANG, RadarMadura.id – Kasus hilangnya mesin hand tractor milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang belum terungkap.
Polres Sampang hingga kini belum mengetahui penyebab raibnya dua alat pertanian tersebut. Padahal, lokasi kejadian telah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.
Ketua Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan mengatakan, laporan kehilangan mesin hand tractor yang terjadi pada 2024 dan 2025 tersebut sampai sekarang masih bergulir di Polres Sampang.
Namun, belum ada informasi resmi terkait hasil penyelidikan kasus tersebut.
”Masih belum ada kejelasan dari polres terkait hasil ungkap kasusnya,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya mendesak Polres Sampang segera mengungkap kasus tersebut.
Baik yang terjadi pada 2024 maupun 2025. Sebab, dua kasus itu telah dilaporkan secara resmi ke kepolisian.
”Kami berharap segera ditemukan indikasi-indikasi penyebab hilangnya mesin hand tractor di disperta KP,” katanya.
Alan menegaskan, kasus tersebut harus diungkap secara transparan dan terang benderang.
Apakah kehilangan itu disebabkan kelalaian atau justru ada unsur kesengajaan.
”Kelalaian yang dimaksud bisa saja ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk melakukan pencurian,” jelasnya.
Namun, tidak menutup kemungkinan adanya unsur kesengajaan yang melibatkan oknum internal.
Apalagi, modus kehilangan mesin hand tractor pada 2024 dan 2025 mirip.
Menurut Alan, sangat tidak logis jika gerak-gerik pelaku tidak terekam CCTV yang terpasang di lokasi kejadian. Kecuali ada faktor lain yang terjadi saat proses kehilangan.
”Jika memang tidak ditemukan gerak-gerik pelaku, indikasi ke arah keterlibatan orang dalam justru semakin kuat. Ini yang kami minta segera diungkap oleh aparat penegak hukum,” tegasnya.
Selain itu, Alan juga menyoroti penyaluran mesin hand tractor oleh disperta KP.
Saat ini, masih terdapat dua unit mesin hand tractor dalam kondisi lengkap yang belum disalurkan.
Padahal, disperta KP sebelumnya berjanji akan menyalurkan mesin tersebut satu pekan setelah sidak DPRD.
”Kami minta pekan ini penyalurannya harus tuntas. Jika tidak, kami akan meminta klarifikasi dari dinas terkait pekan depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Plh Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menyatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus kehilangan mesin hand tractor milik Disperta KP Sampang. Rekaman CCTV di lokasi kejadian telah dikantongi penyidik.
”Rekaman CCTV-nya masih kami kirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur,” tandasnya. (bai/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti