SAMPANG, RadarMadura.id – Pendistribusian program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Bahari belum merata. Pasalnya, sampai saat ini belum menyentuh pelajar di Pulau Mandangin, Kota Sampang.
Kepala SDN Pulau Mandangin Sampang Moh. Hosen mengatakan, sampai saat ini muridnya belum ter-cover MBG. Padahal, sebulan yang lalu sudah dilakukan pendataan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
”Sampai sekarang belum ada MBG yang didistribusikan kepada pelajar di sekolah kami,” ujarnya.
Dijelaskan, sampai sekarang di Pulau Mandangin belum ada SPPG yang beroperasi. Sementara dua SPPG yang melakukan pendataan berasal dari Kota Bahari. ”Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujarnya.
Menurutnya, MBG untuk pelajar di Pulau Mandangin dinilai sangat penting. Sebab, MBG sudah banyak diketahui oleh pelajar yang sudah banyak direalisasikan pada sekolah lainnya di Kabupaten Sampang.
”Pelajar selalu menanyakan, kapan MBG untuk sekolah di Pulau Mandangin bakal didistribusikan,” ungkapnya.
Sekretaris Satgas MBG Sudarmanta menyampaikan, SPPG di Pulau Mandangin belum ada yang dibangun. Sebab, untuk memenuhi syarat pembangunan SPPG di Pulau Mandangin sulit untuk memenuhinya.
”Salah satunya ketersediaan air masih menjadi problem,” katanya.
Dijelaskan, masih banyaknya sekolah di Sampang belum ter-cover MBG, salah satunya murid di Pulau Mandangin, sudah ditangani pihaknya. ”Sudah kami laporkan ke pusat untuk mencarikan solusinya,” bebernya.
Sudarmanta menambahkan, sejauh ini sudah ada sebanyak 71 SPPG yang beroperasi. Targetnya di Kabupaten Sampang yakni sebanyak 92 SPPG. ”Masih kurang 21 SPPG,” tandasnya. (bai/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti