Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Luas RTH Kota Bahari Belum Ideal

Amin Basiri • Senin, 17 November 2025 | 15:31 WIB

 

SPG BBB

 

RINDANG: Sejumlah muda mudi saat nongkrong santai di sekitar Alun-Alun Trunojoyo, Minggu (16/11).
RINDANG: Sejumlah muda mudi saat nongkrong santai di sekitar Alun-Alun Trunojoyo, Minggu (16/11).

SAMPANG, RadarMadura.id – Luas ruang terbuka hijau (RTH) Kabupaten Sampang masih rendah. Sejauh ini, realisasi hanya bisa naik 0,08 persen.

Kabid Konservasi dan Pertamanan DLH Perkim Sampang Prima Adi Wirawan mengatakan, zona RTH di Kota Bahari masuk kategori sedang.

Sebab, sebaran RTH perkotaan masih sangat jauh dari ketentuan normal hingga 70 persen.

”Memang masih jauh untuk mencapai status cakupan tinggi,” katanya.

Menurutnya, tahun 2024 cakupan RTH mampu terpenuhi 1,08 persen.

Realisasi tersebut dinilai lebih besar dibanding target yang ditetapkan, yakni 0,94 persen.

”Untuk tahun ini hasilnya masih belum, karena masih proses,” tambahnya.

Dijelaskan, secara target tahun ini luasan terbuka hijau Kota Bahari sebesar 1,1 persen.

Indikatornya ditentukan langsung oleh Pemerintah Pusat melalui Google Earth, yakni melihat kuantitas ruang hijau pepohonan di Sampang.

”Kalau masih muda tidak masuk penilaian,” ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang telah melakukan upaya penanaman bibit hijau secara rutinitas.

Namun, penghijauan tersebut hanya didukung melalui bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) dan Perhutani.

Sementara, dorongan dari bantuan keuangan APBD belum ada.

”Kalau dulu kami punya program dan ada anggarannya. Kalau sekarang programnya ada tapi anggarannya tidak ada,” pungkasnya. (ay/yan)

Editor : Amin Basiri