SAMPANG, RadarMadura.id – Tiga ruangan kelas SDN Madulang 2, Kecamatan Omben, Sampang, dibiarkan rusak. Hingga sekarang, kelas tersebut tidak diperbaiki karena lahannya masih sengketa.
Plh Kepala SDN Madulang 2 Ahmad Susanto mengatakan, tiga ruangan kelas yang tidak ditempati berada sebelah selatan.
Lahan yang dibangun sekolah tersebut masih bersengketa. Karena itu, hingga sekarang ruangan kelas I, II, dan III tidak ditempati.
”Karena tidak ditempati, akhirnya rusak,” katanya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM), kemarin.
Koran ini mencoba menghubungi Kabid SD Dispendik Sampang Abdul Rahman untuk konfirmasi terkait sengketa lahan SDN Madulang 2. Sayangnya, dia tidak merespon saat dihubungi koran ini. Dia juga tidak ada di ruang kerjanya.
Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud mengaku sudah mengetahui informasi kerusakan ruang kelas SDN Madulang 2. Akibatnya, siswa harus melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah warga.
Menurutnya, lahan tersebut belum bisa dibangun gedung baru. Sebab, Sebagian lahan yang ditempati sekolah bersengketa.
”Separuh tanahnya bersengketa di bagian selatan,” tuturnya.
Menurut Mahfud, lahan sekolah yang bersengketa banyak seperti di Kecamatan Sokobanah.
Pihaknya bakal membahasnya bersama Dispendik Sampang. ”Kami akan bembahas masalah ini dengan disdik untuk mencarikan solusinya,” tandasnya. (bai/bil)
Editor : Amin Basiri