SAMPANG, RadarMadura.id – Masyarakat Sampang yang memiliki hobi mendayung belum memiliki wadah khusus.
Hingga saat ini belum ada cabang olahraga (cabor) khusus dayung. Banyaknya peserta lomba mendayung dalam rangkaian agustusan diharapkan dapat difasilitasi melalui pembentukan cabor.
Lomba itu digelar oleh warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota Sampang, kemarin (18/8).
Kegiatan yang digelar di Kali Kemuning itu diikuti oleh puluhan peserta. ”Lomba dayung ini dilaksanakan dan diikuti oleh peserta dari berbagai kecamatan.
Seperti dari Kecamatan Sreseh, Camplong, dan sebagainya,” papar Lurah Banyuanyar, Moh. Ajir.
Dia mengatakan bahwa lomba dayung rutin dilaksanakan pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Lomba dayung ini untuk membangkitkan semangat juang sekaligus mengenang jasa para pahlawan.
Selain itu, pihaknya berkeinginan untuk menggali para pendayung andal Kota Bahari.
”Peserta yang mengikuti ada sekitar 60 orang. Ini pertanda bahwa warga Sampang juga memiliki potensi untuk menjadi atlet dayung,” ujarnya.
Pihaknya berharap bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui komite olahraga nasional Indonesia (KONI) dapat mewadahi bakat masyarakat yang memiliki kemampuan mendayung.
Sebab, yang mengikuti lomba mendayung di desanya tersebut tidak hanya orang dewasa, melainkan juga diikuti oleh pemuda.
”Mudah-mudahan di Sampang ada cabor dayung yang bisa mewadahi dan membina lebih lanjut pemuda-pemuda yang memiliki kemampuan mendayung seperti yang dipertunjukkan pada lomba dayung kali ini,” harapnya. (bai/luq)
Editor : Amin Basiri