SAMPANG, RadarMadura.id – Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) jenjang SMA dan SMK Negeri di Sampang digelar serentak. Yakni, dimulai Senin hingga Jumat (14-18/7). Selama masa pengenalan, materi harus berisi sosialisasi pencegahan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza) dan judi online (judol).
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang Mas’udi Hadiwijaya mengatakan, MPLS merupakan kegiatan yang wajib diikuti siswa baru. Mereka merupakan hasil sistem penerimaan murid baru (SPMB) 2025.
”Semua sekolah harus melaksanakan MPLS sesuai ketentuan. Kami sudah mengatur agar MPLS dilaksanakan dengan ramah,” katanya.
Kegiatan MPLS sebagai pengenalan dan pendidikan awal kepada siswa baru untuk menumbuhkan karakter mereka. Tujuannya, agar mereka disiplin waktu, hidup sehat, rajin belajar, dan mampu mendorong pengembangan spiritual.
”Semua siswa baru harus mengikuti MPLS. Kami tegaskan, dilarang aktivitas perundungan dan perpeloncoan selama MPLS,” tegasnya.
Mas’udi menjelaskan, ada beberapa materi yang akan diterima siswa baru. Yakni, pengenalan profil dan siswa lulusan sekolah, sarana pembelajaran, hingga sosialisasi pencegahan terhadap narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya serta judi online.
Selama MPLS, siswa tidak diwajibkan mengenakan seragam SMA atau SMK. Pakaian siswa baru dibebaskan, yang penting rapi atau memakai seragam SMP. Dia berharap, semua materi dalam kegiatan MPLS bisa dicerna dan diamalkan siswa.
”Kami akan mengawasi pelaksanaan MPLS yang akan digelar di setiap sekolah. Kami akan memastikan tidak ada perundungan dan perpeloncoan kepada siswa baru,” paparnya.
Kepala SMA Negeri 1 Ketapang Sulaiman mengutarakan, pihaknya akan mulai melaksanakan MPLS Senin (14/7). Pembukaan digelar serantak di seluruh Jawa Timur. Segala persiapan sudah dilakukan seperti pertemuan pra MPLS dan sarana yang dibutuhkan.
Menurutnya, siswa baru akan mengikuti pembukaan serentak secara Zoom. Dirinya memastikan, mereka akan mendapat perlakuan secara humanis selama mengikuti MPLS.
”Siswa baru yang akan mengikuti MPLS sebanyak 219 orang,” tukasnya. (jun/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti